Panen Raya Implementasi Asta Cita Presiden RI di SAE Lapas Lamongan, Kakanwil: 10 Ton Padi dari Pemasyarakatan Jatim

waktu baca 2 menit
Minggu, 20 Jul 2025 02:00 0 62 Mei Swandini

Indobangkit.com Lamongan, 19 Juli 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan menggelar panen raya padi sebagai bentuk nyata implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di bidang pertanian yang dikelola oleh Lapas Lamongan dengan luas lahan mencapai 1,8 hektare.

Panen raya ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), tetapi juga menjadi kontribusi nyata Pemasyarakatan Jawa Timur dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Heni Yuwono, yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja jajaran Lapas Lamongan. Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa program SAE pertanian di wilayah Jawa Timur telah menghasilkan kurang lebih 10 ton padi, yang berasal dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan di provinsi ini.

“Ini adalah wujud nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Presiden RI, khususnya dalam ketahanan pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita. Program SAE tidak hanya menciptakan ketahanan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan yang memberi bekal keterampilan kepada warga binaan,” ujar Heni Yuwono.

Kegiatan panen ini melibatkan langsung warga binaan yang sebelumnya telah dibekali pelatihan dan pendampingan teknis di bidang pertanian. Diharapkan, saat mereka kembali ke masyarakat nanti, keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif.

Kalapas Kelas IIB Lamongan, Yuspahruddin, juga menyampaikan bahwa panen ini merupakan hasil kerja keras bersama antara petugas pembinaan, mitra kerja, dan warga binaan.

“Program SAE ini bukan sekadar kegiatan pertanian, tapi bagian dari transformasi pemasyarakatan menjadi lebih produktif, edukatif, dan berdampak bagi bangsa,” ungkapnya.

Panen raya ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Lamongan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Dinas Pertanian setempat, yang memberikan dukungan atas keberlanjutan program serupa ke depannya.

Dengan panen raya ini, Lapas Lamongan menegaskan komitmennya sebagai lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada aspek pembinaan dan pemberdayaan.

Purwono

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA