Babinsa Wringinanom Terjun Langsung Dampingi Petani Jaga Kualitas Gabah Hasil Panen

waktu baca 3 menit
Sabtu, 2 Agu 2025 04:59 0 55 Mei Swandini

Indobangkit.com Gresik – Melalui Babinsa (Bintara Pembina Desa), keterlibatan aktif TNI dalam sektor pertanian bukan hanya sekadar simbol, namun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani. Seperti yang dilakukan oleh Kopka Hariono, Babinsa dari Koramil 0817/02 Wringinanom yang turut membantu petani dalam proses penjemuran padi di wilayah binaannya, tepatnya di Desa Mondoluku, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Sabtu (2/8/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan Babinsa dalam menjaga mutu dan kualitas hasil panen padi. Saat itu, Kopka Hariono terlihat bersama Bapak Slamet, seorang petani setempat, menjemur padi hasil panen yang baru saja diperoleh beberapa waktu lalu. Penjemuran ini merupakan salah satu proses penting dalam pasca panen, guna menghindari pembusukan dan menjaga kualitas gabah sebelum dikemas atau dijual ke pasaran.

Dalam keterangannya, Kopka Hariono menjelaskan pentingnya proses penjemuran dilakukan dengan benar agar kualitas padi tetap terjaga. “Usai panen, padi harus segera dijemur agar kadar airnya turun dan tidak lembab. Kalau langsung dimasukkan ke karung dalam keadaan masih basah, bisa menyebabkan gabah cepat rusak atau berjamur. Ini tentu akan mempengaruhi harga jual dan kualitas beras nantinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kopka Hariono menegaskan bahwa sebagai Babinsa, ia memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendampingi para petani di wilayah binaannya. Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan TNI sebagai mitra strategis dalam mendukung sektor pertanian.

“Pendampingan tidak hanya dilakukan saat tanam atau panen saja, tapi juga saat pasca panen seperti penjemuran ini. Ini bagian dari upaya menjaga mutu hasil pertanian. Kami ingin semua petani di Desa Mondoluku ini bisa menikmati hasil panen yang maksimal. Kalau hasil panen bagus, petani senang, dan roda perekonomian desa juga ikut bergerak,” terang Kopka Hariono.

Kegiatan penjemuran padi secara massal ini tampak dilakukan oleh hampir seluruh petani di Desa Mondoluku. Ini merupakan puncak dari siklus tanam yang sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu. Dengan hasil panen yang cukup memuaskan, masyarakat desa tampak antusias dalam menjaga kualitas gabah mereka.

Sementara itu, Bapak Slamet, yang merupakan salah satu petani aktif di desa tersebut, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap keterlibatan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Kopka Hariono bukan hanya sebagai aparat teritorial, namun juga sebagai sosok yang selalu siap membantu dan membimbing para petani dari awal musim tanam hingga masa panen dan pasca panen.

“Babinsa sangat peduli pada kami. Dari mulai tanam, pemupukan, pengecekan tanaman, sampai panen selalu hadir. Bahkan sekarang saat kami menjemur padi pun masih membantu. Ini sangat memotivasi kami. Kami jadi lebih semangat, dan makin paham tentang bagaimana cara bertani yang baik,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan dari Babinsa membuat para petani merasa lebih percaya diri dalam menjalankan usaha taninya. Selain memberikan semangat, para petani juga mendapatkan berbagai pengetahuan teknis seputar pertanian yang didapat dari hasil komunikasi dan bimbingan rutin dengan aparat kewilayahan.(Pen0817/red).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA