
Keduanya diduga digerebek di sebuah hotel di Kota Batu
Indobangkit.com BLITAR – Seorang anggota Polwan berinisial W, yang bertugas di Polres Blitar Kota, tengah menjadi sorotan setelah diduga berselingkuh dengan anggota DPRD Kota Blitar berinisial G. Kasus ini terungkap usai penggerebekan di salah satu hotel di Kota Batu, Malang Raya, pada Sabtu (18/10/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, saat penggerebekan dilakukan, Polwan W ditemukan sendirian di kamar hotel. Namun, dari pengakuannya, sebelumnya ia sempat bersama G yang merupakan anggota DPRD Kota Blitar. Kabar tersebut pun cepat menyebar di media sosial dan menimbulkan polemik di masyarakat.
Keterangan Polisi
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, membenarkan bahwa W adalah anggota aktif di Polres Blitar Kota. Ia memastikan bahwa pemeriksaan internal sudah dilakukan oleh Propam.
“Benar, yang bersangkutan anggota Polres Blitar Kota. Saat ini sedang kami periksa secara internal untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar,” ujar Iptu Samsul Anwar, Senin (21/10/2025)
Ia juga menjelaskan, karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polres Batu, maka proses hukum awal ditangani oleh Polres Batu, sementara penegakan kode etik dilakukan oleh Polres Blitar Kota.
Tanggapan DPRD Kota Blitar
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Blitar mengonfirmasi bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari kepolisian sebelum mengambil langkah lebih lanjut terhadap G.
“Kami masih menunggu laporan resmi dari pihak kepolisian. Jika terbukti melanggar etika, akan ada sanksi tegas sesuai aturan internal DPRD,” ujarnya.
Dari informasi internal DPRD, anggota dewan berinisial G tersebut sudah dinonaktifkan sementara dari kegiatan kedewanan hingga hasil pemeriksaan resmi keluar.
Kasus ini menuai reaksi keras dari masyarakat Blitar. Warga menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan integritas aparat negara. Banyak pihak mendesak agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan tanpa pandang jabatan.
Pemeriksaan terhadap oknum Polwan dan anggota DPRD Kota Blitar masih berlangsung. Baik kepolisian maupun DPRD menegaskan komitmennya untuk menindak tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran etik. Hasil penyelidikan resmi diharapkan segera diumumkan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat. (Red)
Tidak ada komentar