
Indobangkit.com SIDOARJO – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sumotuwo, Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (13/6/2026), pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan di wilayah Koramil 0816/02 Candi berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah sejak pagi hingga sore hari.
Jembatan yang mulai dibangun pada 9 Juni 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya nyata TNI AD melalui Koramil 0816/02 Candi dalam memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan dan aktivitas ekonomi warga pedesaan.
Berlokasi di atas sungai selebar 7 meter dengan kedalaman air normal sekitar 1,5 meter, Jembatan Perintis Garuda dirancang memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter. Konstruksi jembatan dengan tinggi 2 meter serta kapasitas beban hingga 5 ton ini diharapkan mampu menjadi akses strategis bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya bagi para petani dan pelaku usaha di wilayah Sumorame.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 1.200 jiwa atau 700 kepala keluarga. Selain mempermudah akses antarwilayah, jembatan ini juga akan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat.
Pada progres pekerjaan hari ini, tim pelaksana telah melaksanakan penggalian pondasi prasasti sebagai bagian dari tahapan konstruksi yang telah direncanakan. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan teknis agar hasil pembangunan benar-benar kokoh dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Danramil 0816/02 Candi, Kapten Inf Nur Komari, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah menghadirkan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung fisik, tetapi juga penghubung harapan dan peluang bagi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas warga akan menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan roda perekonomian desa dapat bergerak lebih cepat,” ujar Kapten Inf Nur Komari.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, konektivitas yang baik akan membuka akses ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan. “Mayoritas masyarakat di Desa Sumorame bergantung pada sektor pertanian. Karena itu, kehadiran jembatan yang aman dan layak sangat penting untuk menunjang aktivitas mereka, mulai dari pengangkutan hasil panen hingga mobilitas sehari-hari. Kami berharap Jembatan Perintis Garuda dapat menjadi sarana yang benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Kapten Inf Nur Komari juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan pemerintah desa yang terus menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses pembangunan berlangsung. Sinergi yang baik antara TNI, pemerintah, dan warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan sesuai tahapan, Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sumotuwo diharapkan dapat segera rampung dan digunakan oleh masyarakat. Kehadirannya kelak tidak hanya menjadi akses penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kemajuan desa, semangat gotong royong, dan penguatan ekonomi masyarakat Sumorame.
Tidak ada komentar