Jelang Pengesahan PSHT, TNI-Polri dan Pemkab Trenggalek Bersinergi Jaga Kondusivitas

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jun 2026 10:53 0 0 View Mei Swandini

Indobangkit.com Trenggalek – Sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah kembali diperkuat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Bersama Pengamanan Pengesahan Warga Baru Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Trenggalek yang digelar di halaman Mapolres Trenggalek, Selasa (16/6/2026).

Apel pengamanan melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, di antaranya Kodim 0806/Trenggalek, Detasemen Polisi Militer V/1, Brimob Polda Jawa Timur, Polairud Polda Jawa Timur, Dalmas Polda Jawa Timur, Polres Trenggalek, Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek, dan Satpol PP Kabupaten Trenggalek. Keterlibatan lintas instansi tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan aparat dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengesahan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. yang bertindak sebagai pimpinan apel menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia mengajak seluruh pendekar dan civitas pencak silat di Kabupaten Trenggalek untuk menjaga nama baik organisasi serta mengedepankan sikap dewasa dalam mengikuti proses pengesahan warga baru.

Menurut Kapolres, pengesahan warga baru merupakan agenda penting organisasi yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif menciptakan suasana yang aman dan damai serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun meresahkan masyarakat.

Sementara itu, Kasdim 0806/Trenggalek Mayor Cpm Nur Yulianto yang mewakili Dandim 0806/Trenggalek menegaskan bahwa TNI bersama Polri akan melakukan langkah-langkah antisipatif guna mencegah munculnya potensi gangguan keamanan. Salah satu fokus pengamanan adalah mengendalikan masuknya penggembira dari wilayah kecamatan menuju pusat kota maupun dari luar Kabupaten Trenggalek.

“Kami imbau juga agar tidak melakukan konvoi atau arak-arakan, mabuk-mabukan maupun perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Mayor Cpm Nur Yulianto. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada kesadaran seluruh anggota perguruan pencak silat untuk mematuhi aturan serta mendukung terciptanya situasi yang kondusif.

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Trenggalek didampingi Kasdim 0806/Trenggalek dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Trenggalek melakukan pengecekan sekaligus plotting personel di sejumlah titik strategis. Penempatan pasukan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT dapat berlangsung lancar, aman, dan menjadi contoh positif sinergitas TNI-Polri serta Pemerintah Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Trenggalek.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA