Polres Jombang Sosialisasikan Pemanfaatan AI Secara Bijak kepada Pelajar SMA PGRI 1 Jombang

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 03:53 0 5 Mei Swandini

Indobangkit.com Jombang – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam pola interaksi dan penyebaran informasi. Salah satu teknologi yang saat ini memiliki pengaruh besar terhadap generasi muda adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menyikapi perkembangan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Jombang terus melakukan upaya edukasi kepada kalangan pelajar. Kali ini, tim sosialisasi menyambangi SMA PGRI 1 Jombang yang berlokasi di Jalan Pattimura V/73, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh sebanyak 60 siswa. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar agar mampu menyikapi perkembangan teknologi AI secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Ketua Tim Sosialisasi, Ipda Oki Agung Septian, S.H., menerangkan bahwa materi yang diberikan berfokus pada pemahaman mengenai penggunaan teknologi Artificial Intelligence secara bijak, termasuk pentingnya kemampuan menyaring informasi di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kami berikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menyaring informasi guna mencegah penyebaran hoaks di era digital,” terang Ipda Oki.

Menurutnya, perkembangan AI harus diimbangi dengan literasi digital dan sikap bertanggung jawab. Para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif untuk mendukung kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar SMA PGRI 1 Jombang semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI), mampu memilah dan memverifikasi informasi yang diterima, serta turut berperan aktif dalam mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan mampu menggunakan AI untuk hal-hal yang positif serta produktif,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA