
Indobangkit.com Tulungagung – Respons cepat dilakukan Babinsa Desa Ngubalan, Serma Agus Sutrimo, saat menerima laporan terjadinya kebakaran lahan milik desa di Dusun Ngubalan, Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (23/08/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi di lahan desa sebelah utara SMAN 1 Kalidawir tersebut diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah menerima informasi dari piket Koramil Tipe B 0807/08 Kalidawir, Babinsa segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Kepala Desa Ngubalan untuk melakukan penanganan.
Dalam upaya memadamkan api, Babinsa bersama pemerintah desa meminta dukungan personel Yon TP 886/PJ serta kendaraan pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga melibatkan petugas pemadam kebakaran dan warga masyarakat yang bahu-membahu mengendalikan api agar tidak meluas ke area sekitar.
Berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar dua hektar lahan milik desa, sementara tanaman jati di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi aman.
Serma Agus Sutrimo mengatakan, penanganan kebakaran membutuhkan respons cepat dan sinergi seluruh unsur di lapangan. Menurutnya, keterlibatan anggota Yon TP 886/PJ, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman.
“Begitu menerima informasi, kami segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama anggota Yon TP 886/PJ, petugas pemadam kebakaran dan warga masyarakat, api dapat dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak meluas serta tanaman jati dapat diselamatkan,” ujar Serma Agus.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada lahan terbuka. Menurutnya, kepedulian bersama dalam mencegah dan menangani kebakaran sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan dan mencegah kerugian yang lebih besar.
Sinergi Babinsa bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa dan masyarakat tersebut menjadi wujud kepedulian serta semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat di wilayah.
Tidak ada komentar