
Indobangkit.com Sidoarjo – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional yang digelar di Kampung Lali Gadget, Dusun Bendet, Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang mengangkat semangat kebersamaan dan keceriaan anak-anak tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya memberikan ruang tumbuh yang sehat, aman, kreatif, serta menyenangkan bagi generasi penerus bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, Pelda Anjar, Batuud Koramil 0816/13 Wonoayu, turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama anak-anak, tenaga pendidik, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana semakin semarak ketika anak-anak mengikuti Senam Anak Indonesia dengan penuh antusias dan keceriaan.
Tidak hanya mengedepankan aktivitas fisik, kegiatan juga diisi dengan berbagai permainan tradisional. Anak-anak terlihat menikmati setiap permainan dengan penuh kegembiraan. Momen tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan kembali permainan tradisional sekaligus membangun interaksi, kerja sama, sportivitas, dan rasa percaya diri di antara anak-anak.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan doa bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Pelda Anjar menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memberikan perhatian lebih terhadap tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa. “Anak-anak adalah generasi yang akan melanjutkan cita-cita bangsa. Karena itu, mereka perlu mendapatkan lingkungan yang aman, pendidikan yang baik, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan penuh kegembiraan. Kegiatan seperti ini sangat positif karena anak-anak dapat belajar sekaligus bermain bersama,” ujar Pelda Anjar.
Menurutnya, kehadiran anak-anak di Kampung Lali Gadget juga menunjukkan bahwa kegiatan yang menggabungkan unsur edukasi, permainan, kebersamaan, dan budaya lokal dapat menjadi alternatif positif bagi anak-anak di tengah perkembangan teknologi. “Di era digital seperti sekarang, anak-anak memang perlu mengenal teknologi, tetapi harus tetap diarahkan agar tidak kehilangan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya. Permainan tradisional mengajarkan banyak hal, mulai dari kerja sama, komunikasi, kedisiplinan, sportivitas hingga menghargai orang lain,” tambahnya.
Pelda Anjar juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pemerintah desa, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ruang yang ramah serta menyenangkan bagi anak. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mendampingi anak-anak. Bukan hanya guru atau orang tua, tetapi seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam membentuk karakter mereka. Dengan perhatian, keteladanan dan pendampingan yang baik, kita berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dapat memberikan pengalaman positif dan kenangan yang membahagiakan bagi seluruh peserta. “Mari kita jadikan setiap kegiatan bersama anak sebagai ruang untuk belajar, bermain, berbagi dan menumbuhkan rasa percaya diri. Semoga anak-anak di Kecamatan Wonoayu terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, kreatif, berprestasi dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” pungkasnya.
Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional di Kampung Lali Gadget berlangsung dalam suasana meriah, penuh keceriaan, tertib dan kondusif. Antusiasme anak-anak selama mengikuti berbagai rangkaian kegiatan menjadi gambaran bahwa ruang bermain yang edukatif dan interaktif memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Tidak ada komentar