Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, TNI Intensifkan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kabupaten Sintang

waktu baca 2 menit
Minggu, 30 Agu 2026 09:54 0 6 Mei Swandini

Indobangkit.com SINTANG,- Tim Penyuluh Karhutla wilayah Koramil Ketungau Hilir Kodim 1205/Sintang melaksanakan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Semajau Mekar, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026). Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan dalam kondisi cuaca cerah.

Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi unsur penting dalam mendeteksi serta menangani potensi kebakaran sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla berjumlah dua personel, terdiri dari Kolonel Mar Ahmad Badawi dari Angkatan Laut dan Kapten Inf Muh Efendy, personel Kodim 0819/Pasuruan. Keduanya hadir lengkap dan melaksanakan kegiatan penyuluhan secara langsung bersama masyarakat.

Penyuluhan dilaksanakan dengan melibatkan sebanyak 25 peserta yang terdiri dari unsur Masyarakat Peduli Api (MPA), personel TNI, dan Polri. Keterlibatan lintas unsur tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi dan kebersamaan dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Sintang.

Dalam penyampaian materi, Tim Penyuluh Karhutla memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya pencegahan kebakaran, kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, serta peran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Edukasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kepedulian dan respons cepat apabila ditemukan indikasi Karhutla.

Kolonel Mar Ahmad Badawi menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat. “Pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kepedulian, kewaspadaan, dan sinergi antara masyarakat, TNI, serta Polri,” ujarnya.

Keberadaan Masyarakat Peduli Api memiliki peran strategis sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dalam membantu menjaga lingkungan sekaligus memberikan informasi awal apabila terjadi potensi kebakaran. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat langkah pencegahan dan penanganan sebelum kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, Tim Penyuluh Karhutla juga memperkuat koordinasi di tingkat wilayah sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh unsur terkait sesuai dengan tugas serta tanggung jawab masing-masing.

Pelaksanaan penyuluhan Karhutla di Desa Semajau Mekar diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Sinergi TNI, Polri, MPA, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara sebagai bagian dari upaya menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari Karhutla.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA