
Indobangkit.com SIDOARJO – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 di Balai Desa Boro, Jalan Mangga Nomor 02, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 25 orang tersebut menjadi ruang bagi pemerintah desa, unsur keamanan, serta masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan arah pembangunan desa ke depan.
Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, Serka Catur WS, turut hadir mendampingi jalannya musyawarah sebagai bentuk dukungan TNI terhadap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Musyawarah diawali dengan sambutan Kepala Desa Boro Soichunnuruddin. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam pembahasan rencana pembangunan desa.
Ia menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan forum penting untuk menyatukan gagasan, menyerap aspirasi, sekaligus menentukan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. “Musrenbangdes ini merupakan forum kita bersama untuk mewujudkan prioritas pembangunan desa. Melalui musyawarah ini, kita berharap seluruh aspirasi dan masukan dari masyarakat dapat menjadi pertimbangan dalam menyusun program pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan Desa Boro,” ungkapnya.
Soichunnuruddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan musyawarah sebagai sarana memperkuat gotong royong. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan dukungan serta keterlibatan aktif seluruh warga. “Marilah kita jadikan musyawarah ini sebagai wujud gotong royong untuk membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
“BPD memandang penetapan RKPDesa ini sebagai proses yang sangat strategis. Hasil musyawarah hendaknya menghasilkan program-program yang berpihak kepada masyarakat dan menjadi prioritas bagi warga yang paling membutuhkan. Seluruh prosesnya harus transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, Serka Catur WS, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan yang melibatkan masyarakat.
Menurutnya, Musrenbangdes memiliki peran penting sebagai wadah komunikasi antara pemerintah desa dan warga untuk membangun kesepahaman mengenai kebutuhan serta prioritas pembangunan. Melalui forum tersebut, masyarakat dapat menyampaikan usulan secara langsung sehingga rencana kerja yang disusun dapat lebih tepat sasaran. “Sebagai Babinsa, kami mendukung penuh pelaksanaan Musrenbangdes ini. Forum seperti ini menjadi kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi, dan bersama-sama menentukan program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga. Kami berharap setiap keputusan yang dihasilkan melalui musyawarah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Boro,” tutur Serka Catur.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga suasana musyawarah yang terbuka, mengedepankan kepentingan bersama, serta menghargai setiap pendapat yang disampaikan peserta. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan desa dapat berlangsung secara harmonis.
Lebih lanjut, Serka Catur mengajak masyarakat untuk terus memelihara semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersusunnya program kerja, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam mendukung dan menjaga hasil pembangunan tersebut. “Pembangunan desa akan berjalan lebih optimal apabila didukung kebersamaan seluruh pihak. Karena itu, mari kita jaga persatuan, saling menghargai, dan terus memperkuat gotong royong. Dengan demikian, program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Musrenbangdes ini, diharapkan penetapan RKPDes Desa Boro Tahun 2027 dapat menjadi landasan bagi penyusunan program pembangunan yang terarah, sesuai kebutuhan warga, serta dilaksanakan dengan mengedepankan keterbukaan dan tanggung jawab.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman. Kehadiran Babinsa bersama unsur pemerintah desa, BPD, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat menjadi wujud sinergi dalam mendukung perencanaan pembangunan dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di wilayah Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
Tidak ada komentar