Babinsa Jabon Dampingi UMKM Pemilahan Sampah Plastik, Dorong Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Okt 2026 03:42 0 0 View Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terus didorong melalui pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kali ini, Babinsa Koramil 0816/08 Jabon, Sersan Kepala (Serka) Sugianto, selaku Babinsa Desa Kupang, melaksanakan pendampingan kegiatan UMKM yang bergerak dalam pemilahan sampah plastik di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan usaha berbasis pengelolaan sampah. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, pemilahan sampah plastik juga memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara terarah, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Dalam kegiatan pendampingan tersebut, Serka Sugianto hadir untuk menjalin komunikasi dengan pelaku UMKM sekaligus memberikan dukungan terhadap aktivitas masyarakat yang berupaya mengembangkan usaha melalui pengelolaan sampah plastik. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan warga serta mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi di wilayah binaan.

Serka Sugianto menyampaikan bahwa pengelolaan sampah plastik membutuhkan kesadaran dan keterlibatan bersama. Sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai guna dapat menjadi bahan yang bernilai ekonomi apabila dipilah dengan benar dan disalurkan melalui mekanisme pengolahan atau daur ulang yang tepat. “Pemilahan sampah plastik merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga berpotensi membuka peluang usaha dan menambah nilai ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kami mendorong warga untuk terus mengembangkan kegiatan yang positif dan bermanfaat seperti ini,” ungkap Serka Sugianto.

Menurutnya, keberadaan UMKM yang bergerak di bidang pengelolaan sampah perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Tidak hanya dari sisi kegiatan usaha, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, sehingga sampah plastik tidak tercampur dengan jenis sampah lainnya dan lebih mudah dimanfaatkan kembali.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan serta kerapian tempat kerja, memperhatikan keselamatan selama proses pemilahan, dan mengelola sampah secara bertanggung jawab. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun perekonomian warga.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sosial dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung, Babinsa dapat mengetahui aktivitas dan kebutuhan warga, sekaligus memberikan motivasi agar pelaku usaha tetap semangat dalam mengembangkan potensi lokal yang tersedia di desa.

Bagi masyarakat Desa Kupang, kegiatan pemilahan sampah plastik dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun kebiasaan hidup bersih sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan. Sampah yang dikelola secara tepat bukan hanya mengurangi potensi pencemaran, tetapi juga dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi daur ulang.

Koramil 0816/08 Jabon melalui peran Babinsa di wilayah binaan terus mendukung kegiatan masyarakat yang memberikan manfaat nyata, baik dalam bidang sosial, lingkungan, maupun ekonomi. Sinergi antara TNI, pelaku UMKM, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan potensi lokal serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan produktif.

Melalui pendampingan ini, Serka Sugianto berharap kegiatan pemilahan sampah plastik di Desa Kupang dapat terus berkembang, semakin tertata, dan menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus melihat peluang ekonomi dari pengelolaan sampah.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan pendampingan UMKM tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat serta mewujudkan Desa Kupang yang bersih, produktif, dan berdaya saing.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA