
Indobangkit.com SIDOARJO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Koramil 0816/02 Candi, Serda Lukman H., melaksanakan monitoring kegiatan penyuluhan DBD dan pengasapan atau fogging yang diselenggarakan oleh tim medis Puskesmas Candi, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di MA YTP 550/KJ, Jalan Mojopahit Nomor 7, bekas Kompi B Yonif 516/CY, Desa Larangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 anggota YTP 550/KJ sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menciptakan lingkungan yang bersih serta terbebas dari potensi penyebaran penyakit DBD.
Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan tersebut merupakan wujud pendampingan TNI terhadap program pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui monitoring secara langsung, Babinsa turut mendukung kelancaran pelaksanaan penyuluhan dan fogging, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan satuan yang berada di wilayah binaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan tim medis Puskesmas Candi di lokasi. Selanjutnya, pada pukul 09.45 WIB, kegiatan penyuluhan mengenai pencegahan DBD dilaksanakan bersamaan dengan dimulainya proses fogging di lingkungan sasaran. Kedua kegiatan tersebut berlangsung sesuai rangkaian yang telah direncanakan.
Dalam sesi penyuluhan, edukasi mengenai DBD menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang bahaya penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pengetahuan mengenai cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan diharapkan dapat mendorong setiap anggota untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi kesehatan diri maupun orang-orang di sekitarnya.
Sementara itu, pelaksanaan fogging dilakukan sebagai salah satu langkah pengendalian nyamuk dewasa di lingkungan kegiatan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menekan potensi penyebaran DBD, terutama apabila disertai tindakan pencegahan secara berkelanjutan dan pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk.
Babinsa Koramil 0816/02 Candi, Serda Lukman H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pencegahan DBD memerlukan kepedulian dan keterlibatan bersama. Menurutnya, penyuluhan kesehatan dan fogging merupakan langkah yang saling mendukung, tetapi harus diimbangi dengan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. “Pencegahan DBD bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, melainkan membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui penyuluhan ini, kami berharap para anggota semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenali potensi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan secara konsisten,” ungkap Serda Lukman H.
Ia juga menekankan pentingnya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk, termasuk menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan. Langkah tersebut perlu dilakukan secara rutin agar upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada pelaksanaan fogging.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai langkah pencegahan dapat dilaksanakan secara terarah sehingga kesadaran menjaga kesehatan tumbuh menjadi kebiasaan bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota YTP 550/KJ semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit DBD. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan dalam mendukung upaya perlindungan kesehatan personel.
Kegiatan monitoring penyuluhan DBD dan fogging di MA YTP 550/KJ berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Babinsa diharapkan terus memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang sehat melalui kepedulian, edukasi, dan kerja sama yang berkesinambungan.
Tidak ada komentar