Perkuat Sinergi Pengelolaan KDKMP, Babinsa Tarik Dampingi Pertemuan Manager dan Camat

waktu baca 3 menit
Rabu, 21 Okt 2026 03:23 0 9 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan sinergi dalam pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya melalui pertemuan antara Camat Tarik dan para manager KDKMP se-Kecamatan Tarik yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Tarik, Selasa (20/10/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi dan koordinasi untuk menyamakan persepsi, membahas berbagai hal terkait pengelolaan koperasi, serta mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan guna mendukung keberlangsungan program KDKMP di tingkat desa.

Pertemuan ini dihadiri Camat Tarik Muhammad Rofig, S.Sos., M.M., Babinsa Koramil 0816/11 Tarik Sertu Edy Wulyono, serta tujuh manager KDKMP dari wilayah Kecamatan Tarik. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang berkesinambungan dalam mendukung pengembangan koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan Camat Tarik. Dalam kesempatan tersebut, pertemuan menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah kecamatan dan para manager koperasi, khususnya dalam menyelaraskan pemahaman mengenai pelaksanaan tugas serta pengembangan KDKMP di wilayah masing-masing.

Acara selanjutnya diisi dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, para manager KDKMP memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun hal-hal yang memerlukan koordinasi lebih lanjut. Forum dialog tersebut diharapkan mampu membantu memperjelas berbagai aspek pengelolaan koperasi sekaligus mendorong penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan kerja sama.

Babinsa Koramil 0816/11 Tarik, Sertu Edy Wulyono, menyampaikan bahwa pertemuan koordinasi seperti ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program KDKMP. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah kecamatan, pengelola koperasi, dan unsur kewilayahan diperlukan agar setiap kegiatan dapat berjalan selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan. “Pertemuan ini merupakan langkah positif untuk memperkuat koordinasi dan membangun kesamaan pemahaman di antara para pengelola KDKMP. Melalui komunikasi secara langsung, berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan koperasi dapat dibahas bersama, sehingga setiap manager memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tugas, tanggung jawab, dan langkah yang perlu dilakukan,” ujar Sertu Edy Wulyono.

Ia menambahkan, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan organisasi atau program yang dijalankan, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan, komitmen pengurus, transparansi, serta kemampuan membangun kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, para manager KDKMP memiliki peran strategis dalam memastikan kegiatan koperasi dapat dikelola secara profesional, tertib, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Karena itu, koordinasi yang berkesinambungan perlu diimbangi dengan keterbukaan terhadap masukan, ketelitian dalam menjalankan administrasi, serta tanggung jawab dalam setiap pengambilan keputusan.
“Koperasi diharapkan tidak sekadar menjadi wadah kegiatan ekonomi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kerja sama yang kuat, pengelolaan yang bertanggung jawab, serta semangat untuk terus belajar dan memperbaiki kualitas pelayanan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap koperasi dapat tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sertu Edy menegaskan bahwa Babinsa siap mendukung upaya koordinasi dan pembinaan di wilayah binaan sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Dukungan tersebut diwujudkan melalui komunikasi dengan unsur pemerintah setempat serta partisipasi dalam kegiatan yang bertujuan mendorong kemajuan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan para manager KDKMP, sehingga berbagai tantangan dalam pengelolaan koperasi dapat dihadapi melalui musyawarah dan solusi bersama.

Melalui koordinasi yang terarah, KDKMP diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, serta mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi di tingkat desa. Sinergi yang terjalin antara pemerintah dan pengelola koperasi juga diharapkan dapat menjaga keberlangsungan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, kegiatan pertemuan manager KDKMP se-Kecamatan Tarik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola koperasi yang lebih baik, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA