Santuni 600 anak yatim piatu dan kaum dhuafa, universari LSM FPSR berjalan khidmat dan Haru

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Des 2024 14:00 0 107 Editor Mei

INDOBANGKIT.COM Lembaga swadaya masyarakat Front Pembela suara rakyat ( LSM FPSR) merayakan hari jadi yang ke-10 di warung sambel ijo jl krikilan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik pada hari Kamis, (22/12/24)

Acara yang sudah dikemas dengan sedemikian rupa tersebut diisi dengan acara-acara bersifat sosial yaitu menyantuni 600 anak yatim piatu dan kaum dhuafa serta pemersatuan antara wartawan dan LSM

Turut hadir di acara tersebut Babinkamtibmas wilayah kecamatan Driyorejo wartawan seluruh Jawa Timur dan juga LSM

Dalam kesempatan yang penuh haru dan khidmat tersebut Aris Gunawan S.Sos selaku pimpinan LSM FPSR memberikan sedikit sambutan di tengah kemeriahan dan juga suasana yang penuh haru di acara universalry LSM FPSR

Dalam sambutannya harus menyampaikan bahwa dirinya sengaja menggelar acara yang sedemikian rupa dan memberi santunan kepada yatim piatu agar bisa berbagi ke sesama kepada saudara – saudara yang tidak mampu

” Kita sengaja memberi santunan kepada yatim piatu dan kaum duafa agar bisa berbagi ke sesama dan agar mereka juga bisa merasakan sedikit rejeki yang kita punya ” Ungkap orang yang aktif menyoroti birokrasi pemerintahan tersebut pada minggu, (22/12/23)

Aris gunawan juga menambahkan kepada semua teman yang berprofesi sebagai kuli tinta agar tetap menjunjung kode etik sebagai wartawan dan juga LSM, sebab maju mundurnya suatu negara salah satunya tergantung dari LSM dan juga wartawan sebagai kontrol sosial di masyarakat

Setelah sambutan, aris gunawan S. Sos membagikan santunan kepada 600 anak yatim piatu di susul memberi santunan ke kaum duafa yang saat itu hadir di universary LSM FPSR di sertai iringan sholawat nabi yang membuat suasana haru di acara tersebut

Dengan acara universari LSM FPSR yang ke – 10 menunjukkan betapa berfungsi suatu lembaga swadaya masyarakat bagai masyarakat, dan menepis lirikan negatif pemerintah yang selama ini berfikiran bahwa LSM dan wartawan adalah momok bagi birokrasi pemerintahan. (BNC)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA