
INDOBANGKIT.COM GRESIK – Setelah serah terima jabatan ketua Asosiasi kepala desa atau yang disingkat dengan AKD, kini Nanang Sucipto ketua AKD baru mengajak semua wartawan yang saat itu hadir untuk Ngopi Bareng dan membahas program-program yang akan dilaksanakan di era yang dia pegang
Nanang Sucipto kepala desa lundo yang saat ini menjabat juga sebagai ketua AKD Kecamatan Benjeng kepada awak media yang saat itu hadir untuk ngopi bareng meminta maaf kalau selama ini Pemerintah Desa Benjeng vakum dan terlihat tidak ada komunikasi yang harmonis dengan rekan-rekan wartawan
Nanang Sucipto yang mantan anggota Kopassus TNI tersebut juga menambahkan jika teman-teman wartawan ada kesulitan menghubungi salah satu kepala desa yang ada di wilayah bejeng kabupaten Gresik maka dirinya siap menjadi mediator atau penghubung dengan kepala desa yang dimaksudkan atau yang dituju
Sebab dirinya selama ini banyak mendengar keluhan dari teman-teman wartawan bahwa di wilayah kecamatan Benjeng kebanyakan kepala desa ogah mengangkat telepon ataupun ogah menemui wartawan
” saya menyampaikan kepada saudara-saudara wartawan semua apabila nanti saudara-saudara ini kesulitan menghubungi kepala desa yang ada di wilayah Benjeng monggo sampeyan telepon saya dan Insya Allah saya siap menjadi penghubung antara sampeyan dengan kepala desa yang ada di wilayah Benjeng ” tegas Nanang disambung dengan mempersilakan rekan-rekan wartawan untuk meminum kopi yang sudah disuguhkan pada kamis, (26/12/24)
Boncu ketua paguyuban wartawan independen Jatim yang saat itu juga turut hadir dalam acara ngopi bareng dengan ketua AKD Nanang Sucipto merasa kagum dan memberi support kepada Nanang Sucipto kepala desa lundo dengan semua program yang sudah disampaikan saat itu
” Saya bangga dan kagum kepada ketua AKD yang baru, yang mana beliau sangat memperhatikan cara interaksi kepala desa dengan wartawan dan juga sangat memperhatikan fungsi jurnalis dalam pemerintahan desa ” Ungkap wartawan berambut jagung tersebut yang sering soroti kinerja pemerintahan
Boncu juga berpesan kepada semua rekan wartawan yang saat itu hadir agar memberikan support dan juga menjadi motivasi kepada semua Pemerintah desa dan menjadikan profesi jurnalis sebagai kontrol sosial, yang nantinya bisa berfungsi sebagai tolak ukur dari berjalannya roda pemerintahan di Indonesia
(red)
Tidak ada komentar