Pembangunan Sarpras Wisata / Kanopi Di Desa Golokan Di Duga Tidak Sesuai RAB

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Jan 2025 04:34 0 113 Editor Mei

INDOBANGKIT.COM Gresik Proyek Pembangunan sarana dan prasarana pariwisata, Pembangunan sarpras Wisata/Kanopi di Desa Golokan Kecamatan Sedayu Kabupaten Gresik, yang menelan anggaran sebesar Rp. 65.000.000,- juta, yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2024, disinyalir pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Hal tersebut disampaikan oleh Masyarakat yang tidak mau disebut kan namanya saat di tanya awak media dilokasi pariwisata Desa Golokan, iya mengungkapkan Proyek yang dikerjakan oleh Pemdes Golokan itu pada pengerjaan Pembangunan sarpras wisata/kanopi diduga tidak sesuai Rab.

“Jelas saya kecewa mas karena saya sebagai masyarakat juga berhak tau pembangunan Desa saya yang seharusnya lebih baik dan bagus tapi Untuk pembuatan kanopi di pariwisata dengan anggaran yang sangat lumayan besar dengan 65 juta tapi sampean lihat sendiri kanopi segini mengelang anggran yang banyak, jujur saya sangat kecewa dengan kinerja Pemdes Golokan karena saya ini juga uang saya dan uang masyarakat mas karena kita sebagai masyarakat setiap tahun harus wajib membayar pajak. Apalagi bangunan ini dibangun untuk mendukung perkembangan pariwisata di Desa Golokan Kalau pengerjaannya seperti ini maka saya selaku Masyarakat meragukan mutu bangunan itu dikemudian hari,” jelasnya dengan kecewa.

Lebih lanjut masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya berharap kiranya hal ini menjadi bahan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran adanya indikasi korupsi pada Pembangunan sarpras wisata/kanopi Desa Golokan tersebut. 

Dan Tim investigasi Media dan gabungan Lsm langsung meluncur ke Pemerintah Desa Golokan belum sampai kantor Desa Golokan Tim investigasi Media dan Lsm juga melihat disekitar Pariwisata Desa Golokan ada pekerjaan Drainase yang masih ada orang pekerjaan tersebut, Dan Tim investigasi Langsung turun dari mobil dan melihat Proyek Drainase tersebut sangat dan sangat parah dikarenakan proyek pembangunan Drainase tersebut memakai uang Negara tapi dikerjakan oleh Pemdes Golokan dengan awur – awuran dan asal jadi, dikarenakan pembangunan Drainase terlihat banyak Air yang menggelur di pembangunan tersebut hingga terlihat pemasangan juga pasti tidak kuat dikarenakan banyak Air dan untuk pemasangan batu sama semen pasti tidak bisa bersatu atau menepel dikarenakan banyak Aliran air yang menerjang pembangunan drainase tersebut.

Dari Papan informasi publik yang jatuh dari lantai terlihat anggaran tersebut berasal dari Bantuan keuangan ( BKKPD) Tahun anggaran 2024. Sebesar Rp. 100.000.000 juta yang dikerjakan oleh Pemdes Golokan.

Dan Tim investigasi Media dan Lsm langsung melanjutkan ke kantor Desa Golokan Guna konfirmasi kepada Pak kades Muslikan tapi dilokasi kantor Desa Golokan Pak kades Muslikan ngak ada di kantor Desa, saat Tim investigasi Media ketemu dengan Pak sekdes Golokan menayangkan keberadaan Pak kades Muslikan Pak sekdes mengatakan kalau Pak kades lagi keluar mas, dan saat mencoba sedikit menayangkan proyek pekerjaan dilokasi pariwisata Desa Golokan Pak sekses mengatakan njenengan langsung tanya ke pak kades Muslikan aja mas biar dijelaskan. ” Ujar pak sekdes Golokan pada awak media, kamis ( 09/01/2025 ).

Tim investigasi Media mencoba menghubungi pak kades Muslikan melalui seluler telepon tapi sangat apes lagi dan lagi nomer pak kades Muslikan tidak aktf ditelepon beberapa kali juga masih belum aktf. Hingga berita ini ditanyakan juga belum ada kabar dari pak kades Muslikan atau pun pihak Pemdes Golokan yang menghubungi awak media.
Bersambung.. ( Red )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA