Indobangkit.com Jombang – Adanya dugaan penyelewengan anggaran dana desa tahun 2024 Desa kudubanjar Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang tersebut, muncul lantaran adanya keterangan dari warga bahwa belum ada pembangunan pengerasan jalan di desanya sedangkan anggaran tersebut sudah diambil dan laporan LPG sudah dilaksanakan
” jalan ini bangunan lama Mas ,nggak ada paving nggak ada pengecoran , kalau memang ada anggaran untuk Pembangunan jalan ini kenapa nggak dibangunkan ” ungkap salah satu warga saat ditemui awak media di lapangan pada minggu, (02/03/25)
Mendapati hal tersebut awak media Coba konfirmasi ke kepala desa kedu Banjar Gatot Kuswanto untuk menanyakan terkait pelaksanaan atau relaksasi anggaran dana desa tahun 2024 yang berbunyi pengerasan Jalan lingkungan senilai Rp 140 juta dan Rp 93 juta
Namun Gatot Kuswanto yang saat itu dihubungi awak media melalui seluler tidak memberikan keterangan sedikitpun dan pesan Whatsapp pun tidak dibalas
Bungkamnya kepala desa kudubanjar Gatot Kuswanto menambah kecurigaan awak media terkait belum terealisasinya anggaran dana desa untuk pengerasan Jalan lingkungan sesuai dengan keterangan warga
Karena Gatot Kuswanto bungkam dan tidak memberikan jawaban apapun kepada wartawan , lalu wartawan yang saat itu menghubungi kepala desa kudubanjar juga coba menghubungi camat kudu Wiwik Eko Ratna untuk menanyakan hasil Monitoring evaluasi Kecamatan saat itu
Namun anehnya Wiwik Eko Ratna juga bungkam tidak memberikan jawaban apapun terkait dugaan kegiatan fiktif yang dilakukan oleh desa kudu Banjar Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang
Karena buntu tidak ada jawaban dari pihak-pihak yang semestinya bertanggung jawab dalam hal tersebut Apa media perencana akan datangi kantor inspektorat kabupaten Jombang untuk meminta audit ulang terkait pelaksanaan realisasi anggaran dana desa kudubanjar ,Kecamatan Kudu , Kabupaten Jombang.(red)
Tidak ada komentar