Indobangkit.com gresik – Nurul yatim kepala desa Baron kecamatan Dukun, kabupaten Gresik dan juga ketua AKD kabupaten Gresik memang harus di lakukan pergantian, pasalnya kepala desa yang di beri amat untuk menjadi ketua asosiasi kepala desa kabupaten Gresik kurang bijaksana dalam mengambil suatu tindakan ataupun tidak tegas dalam menangani suatu masalah
Hal ini disampaikan oleh salah satu kepala desa di wilayah kabupaten Gresik yang saat itu dikonfirmasi wartawan terkait adanya dugaan kegiatan fiktiv yang dilakukan desa tersebut
Kepala desa yang tidak mau disebutkan namanya tersebut menyampaikan bahwa selama ini kepala desa di wilayah kabupaten Gresik merasa diombang-ambingkan dengan kegiatan ataupun keputusan ketua Asosiasi kepala desa akd Kabupaten Gresik
Keputusan kegiatan yang instruksikan oleh ketua AKD Kabupaten Gresik banyak sekali menjadi sorotan awak media salah satu contohnya adalah kegiatan penyuluhan bidang hukum kepada masyarakat yang mana untuk kegiatan tersebut kepala desa menyampaikan bahwa instruksi langsung dari ketua Asosiasi kepala desa Kabupaten Gresik
Namun saat disoroti wartawan, ketua AKD tidak sedikit pun mau berikan bantuan penyelesaian atau solusi kepada kepala desa yang menjalankan instruksinya
” Apa mas ,…ketua AKD kok kalau desa di soroti wartawan karena kebijakannya gak tanggung jawab, kalau saya setuju di ganti ” Ungkap salah satu kepala desa saat di temui wartawan pada kamis, (06/03/25)
Boncu, aktifis dan juga Wartawan senior yang getol nyoroti kinerja pemerintahan juga menyampaikan bahwa ketua AKD kabupaten Gresik memang sudah layak di lakukan penggantian.
Ketua AKD kabupaten itu mestinya bisa mengayomi dan bisa di ajak koordinasi baik dengan semua golongan, baik pejabat, wartawan, LSM ataupun masyarakat
Boncu juga menambahkan bahwa ketua AKD kabupaten NURUL YATIM juga sosok yang di duga anti dengan wartawan , sebab Nurul yatim tidak pernah mau angkat telp dari Wartawan atau pun LSM saat di hubungi wartawan untuk koordinasi jika ada temuan di desa wilayah Gresik
” Kelihatannya ketua AKD kabupaten ini orange anti wartawan, sebab dia gak pernah mau angkat telp wartawan dan LSM untuk koordinasi, atau kalau gak gitu mungkin dia punya tagihan bank hingga gak gak mau angkat telp ” Cetus Boncu.(bnc)
Tidak ada komentar