
Indobangkit.com Gresik – Maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga pendidikan di Jawa Timur menjadi acuan tersendiri paguyuban wartawan independen untuk lakukan pengawasan khusus, dan fungsikan kontrol sosial dengan maksimal
Hal ini disampaikan oleh ketua paguyuban wartawan independen Jatim disebut gugus Supriyanto saat ngopi bareng di salah satu cafe di wilayah Gresik
Ngopi Santai bareng dengan beberapa wartawan Pokja wilayah kabupaten Gresik ini bertujuan untuk membahas terkait maraknya aksi pungli ataupun pelanggaran-pelanggaran yang di lakukan lembaga pendidikan di Kabupaten Gresik
Dalam obrolan santai gugus Supriyanto atau yang akrab disapa boncu menyampaikan bahwa maraknya pungli di Lembaga Pendidikan Kabupaten Gresik mengkhawatirkan masa depan Generasi
Bukan hanya dari segi pendidikan namun maraknya pungli di wilayah kabupaten Gresik, membuat moral dan adab generasi muda saya akan terkikis oleh fenomena pungutan tersebut
” kita akan benar-benar menyoroti dan memantau untuk lembaga pendidikan di wilayah kabupaten Gresik dan apabila ada temuan pelanggaran di lembaga pendidikan di wilayah Gresik, maka kita paguyuban wartawan independen akan lakukan kerjasama dengan LSM untuk melaporkan temuan tersebut ” Tegas boncu pada Rabu, (2/7/25)
Kusaeni S. Sos Aktivis 98 juga pentolan salah satu LSM yang saat itu hadir dalam acara ngopi bareng juga menyampaikan dukungannya kepada paguyuban wartawan independen, yang fungsikan sosial kontrol di lembaga pendidikan
” Saya sangat mendukung gagasan dari paguyuban wartawan independent, memang kita harus benar – benar bantu pemerintah untuk mengawasi lembaga pendidikan, sebenarnya pelanggaran yang benar – benar banyak itu pendidikan, mulai SD sampai SMAN ” Imbuh aktivis 98 tersebut saat ngopi bareng.(red)
Tidak ada komentar