kasun Banyurip harus mundur, ucap salah satu warga dengan lantang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Okt 2025 01:22 0 68 Mei Swandini

Indobangkit.com Kepala dusun banyurip Desa Gempol kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik Sulaiman sudah tidak bisa memberi pelayanan dengan maksimal lantaran penyakit yang di deritanya.

Hal ini di sampaikan salah satu warga Dusun banyurip saat nongkrong bareng dengan wartawan di salah satu warung kopi di kawasan Desa Gempol Kurung

Warga yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut menceritakan bahwa kepala Dusun ( Kasun) tidak layak lagi untuk menjabat, sebab karena penyakit yang di deritanya kasun Sulaiman kini mengalami gangguan penglihatan

Hal itu terbukti saat salah satu warga mendatangi rumah Kasun Sulaiman untuk meminta tanda tangan sebagai seorang saksi untuk jual beli tanah Kavling, namun Kasun Sulaiman yang saat itu baru pulang dari pengobatan di rumah sakit tidak bisa melihat berkas yang harus di tanda tangani hingga harus memanggil anaknya untuk membacakan berkas tersebut

” Masak tak datangj ke rumahnya untuk minta tanda tangan jual beli tanah dia gak bisa melihat, trus panggil anaknya untuk minta tuntun mana yang di tanda tangani ” Ucap warga yang berpesan agar namanya tidak di cantumkan dalam pemberitaan pada jum’at (3/10/25)

Warga yang saat itu mengaku dari kantor Desa Gempol kurung dengan tegas menyampaikan bahwa Kasun Banyurip harus di ganti, sebab dia sudah tidak bisa memberi pelayanan kepada masyarakat, dan kalau tidak di ganti maka di kawatirkan akan ada kesalahan yang dj sebabkan oleh Kasun Sulaimam

” Kasun Sulaiman harus di ganti, kalau di biarkan kawatir ada kesalahan yang di sebabkan karena kasun ” Imbuhnya

Dengan menyeruput kopi warga dusun banyurip tersebut juga menambabkan bahwa Kasun Sulaiman tidak bisa aktif ke kantor desa untuk laksanakan pelayanan di sebabkan dirinya harus terus lakukan pengobatan ke rumah sakit atas penyakit yang di deritanya.

Dengan kurang maksimalnya pelayanan yang di berikan Kasun Sulaiman warga berharap agar dirinya sadar untuk lakukan pengunduran diri agar kekawatiran warga tidak terjadi. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA