
Indobangkit.com SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menyampaikan perkembangan terkini penanganan jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa proses identifikasi terus dilakukan oleh tim DVI Polda Jatim.
“Penanganan jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo akan terus kami lakukan,” tegas Kombes Abast dalam konferensi pers di Posko Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (8/10/2025) malam.
Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki, selaku Komander DVI menjelaskan bahwa hingga Rabu (8/10/2025), tim DVI berhasil mengidentifikasi Enam korban tambahan yang telah terkonfirmasi kecocokan antara data antemortem dan postmortem.
“Tim DVI Polda Jatim telah melaksanakan identifikasi terhadap Enam jenazah dan seluruhnya telah cocok dengan data antemortem keluarga,” terang Kombes Pol Kusnan.
Berikut identitas enam korban yang telah berhasil diidentifikasi:
Teridentifikasi melalui medis dan properti pribadi, sesuai dengan antemortem nomor 032.
Teridentifikasi melalui medis dan properti pribadi, sesuai dengan antemortem nomor 027.
Teridentifikasi melalui medis dan barang kepemilikan, cocok dengan antemortem nomor 001.
Teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan medis, cocok dengan antemortem nomor 020.
Teridentifikasi melalui DNA dan medis, cocok dengan antemortem nomor 054.
Teridentifikasi melalui DNA dan medis, cocok dengan antemortem nomor 046.
Dengan tambahan tersebut, hingga hari ini tim DVI Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi 40 korban dari total 67 kantong jenazah yang diterima di Posko DVI RS Bhayangkara, Surabaya.
Hingga kini Proses identifikasi masih terus berjalan. Tim DVI Polda Jatim terus melakukan pendalaman baik dari sisi antemortem maupun postmortem.
“Kami juga berkoordinasi intens dengan pihak keluarga untuk mempercepat proses penyerahan jenazah,” pungkas Kombes Pol Kusnan. (*)
Tidak ada komentar