Sedekah Bumi Dusun Randu Jadi Momentum Kebangkitan Ludruk, Kepala Dusun Nasikin Siapkan Regenerasi Budaya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 11 Okt 2025 11:34 0 55 Mei Swandini

Indobangkit.com Gresik,
Menjelang pelaksanaan Sedekah Bumi di Dusun Randu, Desa Padangan, Kecamatan Menganti, pekan depan, atmosfer persiapan sudah tidak lagi sebatas ritual tahunan. Di bawah arahan Kepala Dusun Nasikin, masyarakat tengah menata agenda budaya baru: menghidupkan kembali kesenian ludruk dan mengenalkannya kepada generasi muda.

Tradisi Sedekah Bumi di Randu dikenal sebagai wujud syukur turun-temurun. Namun tahun ini, perayaan dirancang memiliki makna ganda, menjaga adat sekaligus membuka jalan bagi kebangkitan seni pertunjukan lokal.

Nasikin sosok yang berencana naik menjadi pemimpin Desa menggerakkan perangkat dusun, tokoh masyarakat, karang taruna, dan pelaku seni lokal untuk merancang pengenalan ludruk secara terstruktur. Ia dikenal sebagai sosok yang tidak hanya menjaga tradisi, tapi menyiapkan masa depannya.

Puncak acara Sedekah Bumi digelar pada minggu 12 oktober 2025, dukungan warga terhadap langkah ini menguat. Para tokoh adat dan pemuda menyambut baik arah yang ditempuh Nasikin, terutama karena menyasar anak-anak dan remaja sebagai pewaris budaya.

Tradisi ludruk yang sempat redup di banyak desa akan dikemas kembali bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan identitas lokal.

Jika rencana ini berjalan sesuai desain, Dusun Randu berpeluang menjadi model kebangkitan budaya lokal di wilayah Menganti. Nasikin memosisikan Sedekah Bumi bukan sebagai puncak kegiatan tahunan, melainkan gerbang menuju program budaya jangka panjang.

Prosesi adat akan menjadi penanda dimulainya langkah baru: dari syukur atas bumi, menuju pertautan generasi dengan akar kesenian mereka sendiri.

Dusun Randu tidak hanya merawat tradisi, tetapi menyiapkan warisan.(bnc)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA