
Indobangkit.com Tulungagung, 14 November 2025 — Media IndoBangkit
Pada Kamis (13 November 2025), Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. selaku Kapolda Jawa Timur (Polda Jatim) melakukan kunjungan kerja ke Polres Tulungagung yang berlokasi di Kabupaten Tulungagung. Kunjungan ini ditandai dengan dua agenda utama: peresmian sejumlah gedung baru di lingkungan Polres, serta silaturahmi dengan tokoh‐ulama setempat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi aparat keamanan dengan masyarakat dan dunia keagamaan.
Peresmian Gedung Baru
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Nanang menyampaikan bahwa modernisasi fasilitas di Polres Tulungagung menjadi keharusan guna mendukung pelayanan publik yang cepat, efisien, dan bermartabat.
Gedung yang direnovasi dan resmi diresmikan meliputi gedung pelayanan umum dan gedung tahanan (Sat Tahti) yang diharapkan mampu mendukung manajemen pengamanan dan layanan kepolisian di wilayah.
Acara peresmian dihadiri pula oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung — Bupati, Wakil Bupati, serta Forkopimda setempat — yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketertiban wilayah.
Silaturahmi dengan Ulama
Setelah acara resmi di Polres, Kapolda Nanang bersama pejabat utama Polda Jatim dan Polres Tulungagung melakukan kunjungan ke pondok pesantren dan tokoh‐ulama. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin dan memperkuat komunikasi, kepercayaan, serta kerjasama antara aparat keamanan dengan komunitas keagamaan lokal.
Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa keamanan tidak bisa hanya diangkat dari tindakan represif, namun harus dibarengi dialog, edukasi, dan kemitraan dengan semua elemen masyarakat, termasuk para ulama.
Harapan dan Dampak
Dengan peresmian gedung baru, diharapkan layanan di Polres Tulungagung menjadi lebih prima — dari penerimaan masyarakat, proses penahanan, hingga koordinasi internal kepolisian. Kapolda berharap fasilitas yang memadai akan mendorong semangat petugas dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Sementara dari sisi silaturahmi, kerangka kemitraan aktif antara kepolisian dan ulama berpotensi memperkuat stabilitas sosial di Tulungagung, memperkecil ruang bagi gesekan sektoral, dan memperkuat fungsi pencegahan kejahatan melalui basis komunitas.
Kata Penutup
Kunjungan kerja ini menegaskan bahwa Polda Jatim—melalui kebijakan dan tindakan nyata—berkomitmen untuk berada di garis depan dalam pelayanan masyarakat dan menjaga kondusifitas wilayah. Untuk warga Tulungagung, momentum ini menjadi titik tolak bagi meningkatnya kualitas layanan kepolisian serta terbukanya ruang dialog yang lebih intensif antara aparat dan masyarakat keagamaan.
Tidak ada komentar