
Indobangkit.com Sidoarjo – Komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Pada Senin (20/04/2026), Serma Alfian selaku Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo melaksanakan pendampingan kegiatan Survei Lapang Giat Bongkar Ratoon dan Perluasan tanaman tebu Tahun 2026 di Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Bapak Diar dari Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Ibu Ririn bersama anggota selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Balongbendo, Bapak Arianto perwakilan dari PG Candi, serta Bapak M. Qomarullah sebagai petani tebu Desa Watesari.
Survei lapang ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program bongkar ratoon—yakni peremajaan tanaman tebu guna meningkatkan produktivitas hasil panen. Dari hasil peninjauan di lapangan, disepakati bahwa kegiatan bongkar ratoon direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 setelah masa panen selesai. Adapun luas lahan yang akan dilakukan bongkar ratoon mencapai kurang lebih 5 hektare, dengan penggunaan bibit tebu jenis Bululawang yang dikenal memiliki potensi hasil tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Alfian turut memberikan pandangan dan masukan secara lugas dan konstruktif. Ia menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan pihak industri gula dalam menjaga kesinambungan produksi tebu. Menurutnya, kegiatan bongkar ratoon harus dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan lahan, pemilihan bibit unggul, hingga pola tanam yang tepat agar hasil yang dicapai dapat maksimal. “Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai Babinsa dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Kami berharap melalui peremajaan tanaman tebu ini, produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” ujar Serma Alfian.
Lebih lanjut, ia juga mengajak para petani untuk terus berkoordinasi dengan PPL serta memanfaatkan teknologi dan metode pertanian modern guna menghadapi tantangan ke depan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan program perluasan dan peremajaan tebu di wilayah Balongbendo dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kolaborasi, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Tidak ada komentar