Sahabat Petani, Babinsa Bantu Perangi Gulma

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Jul 2026 06:50 0 0 View Mei Swandini

Indobangkit.com Tulungagung – Pagi masih terasa sejuk ketika langkah-langkah para petani mulai menyusuri pematang sawah di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Minggu (26/7/2026). Di antara hamparan tanaman padi yang mulai menghijau, tampak seorang prajurit TNI ikut membungkukkan badan, membersihkan gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman.

Ia adalah Babinsa Kelurahan Karangwaru, Serka Junaedi, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung. Tanpa ragu, Junaedi larut dalam aktivitas matun padi bersama anggota Kelompok Tani Setyo Tani. Satu per satu rumput liar dicabut agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

Sesekali ia juga membantu menggemburkan tanah di sekitar batang padi sehingga air, udara, dan unsur hara dapat lebih mudah diserap oleh akar tanaman.

Kegiatan itu bukan sekadar kerja bakti di lahan pertanian. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan melalui peningkatan hasil produksi pertanian.

Menurut Junaedi, keberadaan gulma sering kali menjadi salah satu penyebab pertumbuhan padi tidak maksimal karena harus bersaing memperebutkan air, nutrisi, dan sinar matahari. Oleh sebab itu, proses matun menjadi tahapan penting yang tidak boleh diabaikan.

“Melalui kegiatan matun padi ini, kami membantu petani membersihkan gulma serta menggemburkan tanah agar nutrisi yang diberikan dapat terserap dengan baik oleh tanaman. Harapannya, pertumbuhan padi menjadi lebih optimal sehingga hasil panen nantinya juga meningkat,” ujarnya.

Bagi para petani, kehadiran Babinsa di tengah sawah bukan hanya menambah semangat bekerja, tetapi juga menjadi bukti bahwa upaya menjaga ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kebersamaan yang terjalin memperlihatkan semangat gotong royong yang masih kuat di pedesaan.

Serka Junaedi menegaskan bahwa pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia berharap para petani semakin termotivasi mengelola lahan pertanian dengan baik sehingga produktivitas meningkat dan kesejahteraan mereka ikut terangkat.

“Kami berharap para petani di wilayah binaan semakin semangat mengelola lahannya. Dengan hasil panen yang lebih baik, kesejahteraan petani juga dapat meningkat, sehingga mereka mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana yang menjadi program pemerintah,” pungkasnya.

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, kolaborasi antara Babinsa dan kelompok tani menjadi contoh bahwa keberhasilan menjaga ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada teknologi maupun kebijakan, tetapi juga pada kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang terus dirawat dari hamparan sawah hingga meja makan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA