Babinsa Porong Dampingi Panen Kacang Hijau, Dorong Ketahanan Pangan Desa Lajuk

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Agu 2026 03:38 0 4 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah terus dilakukan jajaran TNI melalui pendampingan kepada masyarakat dan petani. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 0816/04 Porong Sertu Yuli Krisdianto yang melaksanakan kegiatan ketahanan pangan berupa panen kacang hijau di Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan panen tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Babinsa terhadap sektor pertanian sekaligus upaya mendorong produktivitas lahan dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani juga menjadi bagian dari pendampingan TNI kepada masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat wilayah.

Sejak proses panen dimulai, Sertu Yuli Krisdianto turut berinteraksi dengan petani, mengamati kondisi tanaman, serta membantu pelaksanaan panen kacang hijau. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan gotong royong. Panen kacang hijau menjadi momentum yang cukup berarti bagi petani setelah melalui berbagai tahapan budidaya, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga tanaman memasuki masa panen. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Babinsa Koramil 0816/04 Porong Sertu Yuli Krisdianto mengatakan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa dalam membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan hasil pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayah. “Kegiatan panen kacang hijau ini merupakan salah satu bentuk nyata pendampingan kami kepada para petani. Kami ingin terus hadir bersama masyarakat, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. Harapannya, hasil pertanian semakin baik dan dapat memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat sekitar,” ujar Sertu Yuli Krisdianto.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kondisi lahan, tetapi juga membutuhkan ketekunan, perawatan yang baik, serta kerja sama antara petani dengan berbagai pihak yang memberikan pendampingan. “Petani memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, kami akan terus memberikan motivasi dan pendampingan sesuai dengan kemampuan kami. Ketika petani berhasil meningkatkan hasil panennya, tentu hal tersebut menjadi kebahagiaan bersama,” ungkapnya.

Sertu Yuli Krisdianto juga menyampaikan bahwa kacang hijau merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Selain dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi berbagai produk pangan, budidaya kacang hijau juga menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan secara produktif. “Yang paling penting adalah bagaimana lahan yang ada dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada lahan yang tidak produktif apabila masih memungkinkan untuk ditanami. Dengan pengelolaan yang baik, lahan dapat memberikan nilai tambah dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga petani,” jelasnya.

Ia berharap hasil panen kacang hijau di Desa Lajuk dapat memberikan hasil yang menggembirakan bagi para petani. Selain itu, pengalaman selama proses budidaya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pada musim tanam berikutnya. “Kami berharap hasil panen kali ini dapat memberikan keuntungan yang baik bagi petani. Kalau hasilnya bagus, tentu akan menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan budidaya. Kami juga mengajak para petani untuk tetap menjaga semangat, saling berbagi pengalaman dan terus berkoordinasi apabila terdapat kendala di lapangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sertu Yuli menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah dan petani, tetapi seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam mendukung ketersediaan pangan dan pemanfaatan potensi pertanian di daerah.

Menurutnya, pendampingan Babinsa di bidang pertanian merupakan bagian dari tugas kewilayahan untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan motivasi agar potensi wilayah dapat terus dikembangkan. Kegiatan panen tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah petani diharapkan dapat memberikan semangat tambahan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan rakyat.

Dengan adanya pendampingan secara berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di wilayah Desa Lajuk semakin berkembang. Produktivitas lahan dapat ditingkatkan, hasil pertanian semakin optimal, dan pada akhirnya mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan panen kacang hijau berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat. Momentum tersebut menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari tingkat desa melalui pemanfaatan lahan, kerja keras petani, serta dukungan dan pendampingan berbagai pihak secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA