Danrem Hadir di Tengah Paskibraka Jatim, Kobarkan Semangat Generasi Emas Indonesia

waktu baca 3 menit
Minggu, 16 Agu 2026 12:40 0 4 Mei Swandini

Indobangkit.com Surabaya – Semangat kemerdekaan tidak hanya terasa dalam kibaran Merah Putih, tetapi juga terpancar dari wajah-wajah muda yang dipercaya mengemban amanah besar bagi bangsa.

Semangat itu hadir dalam Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Halaman Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Nomor 7, Surabaya, Minggu (16/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur, para kepala OPD, anggota Paskibraka beserta orang tua, serta undangan lainnya.

Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir turut hadir dalam momentum yang menjadi bagian penting dari perjalanan para putra-putri terbaik Jawa Timur tersebut.

Pengukuhan bukan sekadar seremoni. Di balik prosesi tersebut terdapat rangkaian latihan, kedisiplinan, perjuangan, serta pengorbanan para pelajar yang dipersiapkan untuk menjalankan tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi Brigjen TNI Kohir, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.

“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Kalian dipercaya membawa Merah Putih, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana semangat Merah Putih itu kalian bawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka harus menjadi bekal bagi generasi muda untuk terus tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, berkarakter, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan. Jangan berhenti menjadi teladan setelah tugas ini selesai,” pesannya.

Brigjen TNI Kohir juga mengingatkan bahwa kecintaan terhadap Tanah Air tidak cukup hanya diwujudkan melalui upacara dan simbol-simbol kebangsaan. Cinta Indonesia, katanya, harus hadir dalam sikap, kepedulian, persatuan, serta keberanian untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Harapan saya, anak-anak kita ini tidak hanya bangga ketika mengenakan seragam Paskibraka, tetapi juga bangga menjadi bagian dari Indonesia. Teruslah belajar, bermimpi, dan berbuat baik. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” katanya.

Di balik barisan yang rapi dan langkah yang tegap, tersimpan perjuangan para pelajar yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan kenyamanan demi satu amanah: mengibarkan Merah Putih dengan penuh kehormatan.

Kini, setelah dikukuhkan, mereka membawa tugas yang lebih besar dari sekadar seremoni. Mereka membawa pesan bahwa menjaga kemerdekaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana: disiplin dalam menjalankan tanggung jawab, menghormati sesama, menjaga persatuan, serta berani memberikan yang terbaik.

Dari halaman Gedung Negara Grahadi, semangat itu kembali diteguhkan. Merah Putih bukan sekadar untuk dikibarkan, tetapi untuk dijaga kehormatannya melalui karakter, keteladanan, dan pengabdian generasi penerus bangsa.
(Penrem 084)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA