
Indobangkit.com Sidoarjo – Kepedulian terhadap kebutuhan pangan masyarakat terus diwujudkan melalui penyaluran bantuan pangan kepada warga yang membutuhkan. Sebanyak 394 warga Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, menerima bantuan pangan komoditi beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 dari Perum Bulog Kabupaten Sidoarjo, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Desa Ganting tersebut mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, perwakilan Dinas Sosial, serta perangkat desa. Kehadiran aparat kewilayahan turut memberikan rasa aman sekaligus membantu memastikan proses penyaluran berjalan tertib, lancar, dan kondusif.
Pada penyaluran kali ini, total bantuan yang disediakan mencapai 11.820 kilogram beras. Setiap warga penerima memperoleh 30 kilogram beras, sehingga bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama periode alokasi tiga bulan. Para penerima bantuan secara bertahap datang ke Kantor Balai Desa Ganting untuk melaksanakan registrasi dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pemeriksaan dokumen dilakukan guna memastikan kesesuaian identitas dengan data penerima yang telah ditetapkan. Setelah proses registrasi selesai, penyaluran bantuan pangan komoditi beras mulai dilaksanakan dengan sistem antrean. Warga dipanggil secara bergiliran berdasarkan nomor registrasi, kemudian dilakukan pengecekan data KTP dan KK sebelum bantuan diserahkan. Setelah data dinyatakan sesuai, masing-masing warga menerima 30 kilogram beras. Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak sesuai dengan data yang telah ditentukan.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Warga dengan sabar menunggu giliran sambil mengikuti arahan petugas dan perangkat desa. Pendampingan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas juga turut membantu menjaga situasi tetap aman serta mengantisipasi terjadinya penumpukan warga selama proses pembagian berlangsung. Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut bukan sekadar beras yang dibawa pulang, tetapi juga menjadi dukungan nyata dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Bantuan pangan diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga dan memberikan manfaat langsung bagi penerima.
Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan Desa Ganting, Sertu Ator Sarjono, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kewilayahan sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya. “Kami hadir untuk mendampingi dan membantu memastikan penyaluran bantuan pangan ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Bantuan beras sebanyak 30 kilogram per penerima tentunya sangat berarti bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujar Sertu Ator Sarjono.
Menurutnya, proses penyaluran bantuan membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh unsur yang terlibat. Mulai dari pemerintah desa, Dinas Sosial, aparat keamanan, perangkat desa, hingga masyarakat penerima memiliki peran masing-masing agar kegiatan dapat berjalan sesuai dengan harapan. “Sinergi antara pemerintah desa, Dinas Sosial, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan masyarakat sangat penting. Dengan koordinasi yang baik, proses pendataan, registrasi, hingga penyerahan bantuan dapat berjalan tertib dan tepat sasaran,” jelasnya.
Sertu Ator Sarjono juga mengapresiasi kesadaran warga Desa Ganting yang telah mengikuti mekanisme penyaluran dengan tertib. Menurutnya, kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti antrean turut memperlancar pelayanan sehingga seluruh penerima dapat memperoleh haknya dengan nyaman. “Kami mengapresiasi warga yang sudah tertib mengikuti antrean dan membawa dokumen yang dipersyaratkan. Hal seperti ini sangat membantu petugas dalam melakukan pengecekan dan mempercepat proses penyaluran. Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Babinsa menegaskan bahwa keberadaan aparat kewilayahan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mencakup kepedulian sosial serta pendampingan terhadap berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan warga. “Sebagai Babinsa, kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan. Ketika ada kegiatan sosial seperti penyaluran bantuan pangan, kami siap membantu sesuai tugas dan kewenangan kami. Harapannya, kehadiran Babinsa dapat memberikan rasa aman, membantu kelancaran kegiatan, sekaligus semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ungkap Sertu Ator Sarjono.
Ia juga berharap bantuan pangan yang diberikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, terutama dalam membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kami juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan, saling membantu, serta menciptakan suasana lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Dengan tersalurkannya 11.820 kilogram beras kepada 394 warga, bantuan pangan alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang tertib, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Tidak ada komentar