Gerakan Tanam Padi Serentak, Babinsa Prambon Bersama Poktan Karya Makmur Dukung Swasembada Pangan

waktu baca 3 menit
Senin, 31 Agu 2026 11:43 0 1 Mei Swandini

Indobangkit.com Sidoarjo – Semangat memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, Babinsa, dan kelompok tani. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di Jawa Timur yang dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di area persawahan milik Poktan Karya Makmur, Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan penanaman padi secara serentak tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan serta swasembada pangan. Selain sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan gotong royong seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Simpang H. Abd. Kamin, Ketua PPL Kecamatan Prambon Bapak Heri, Babinsa Koramil 0816/12 Prambon Serka Mustiamin, anggota PPL Kecamatan, Pemerintah Desa Simpang, serta anggota Poktan Karya Makmur Desa Simpang.

Sejak kegiatan dimulai, para peserta bersama-sama turun ke lahan persawahan untuk melakukan penanaman bibit padi secara serentak. Dengan penuh semangat, kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, tenaga penyuluh pertanian, dan para petani.

Bagi para petani, gerakan tanam serentak tidak sekadar menjadi aktivitas bercocok tanam, tetapi juga merupakan bentuk nyata komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan pangan. Keberhasilan sektor pertanian sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, sehingga pendampingan dan perhatian terhadap para petani perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.

Babinsa Koramil 0816/12 Prambon Serka Mustiamin menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Gerakan tanam padi serentak ini merupakan langkah positif dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan hasil pertanian. Sebagai Babinsa, kami siap mendampingi para petani bersama PPL dan pemerintah desa, mulai dari proses penanaman hingga masa panen,” ujar Serka Mustiamin.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang solid antara petani, penyuluh, pemerintah desa, serta aparat kewilayahan agar setiap tahapan pertanian dapat berjalan dengan baik.

“Kami berharap para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Dengan kebersamaan, pendampingan, serta penerapan cara bertani yang tepat, mudah-mudahan produktivitas pertanian semakin meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” tambahnya.

Serka Mustiamin juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga sekaligus mengetahui secara langsung berbagai kondisi dan kebutuhan para petani di wilayah binaan.

“Petani merupakan salah satu ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan. Karena itu, kami akan terus hadir di tengah masyarakat, membantu sesuai kemampuan, serta membangun komunikasi yang baik dengan kelompok tani agar berbagai kendala di lapangan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama,” ungkapnya.

Sementara itu, kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di Jawa Timur di wilayah Desa Simpang berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Setelah seluruh rangkaian penanaman selesai dilaksanakan, para peserta kembali melakukan koordinasi dan memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Babinsa, PPL, Pemerintah Desa Simpang, dan Poktan Karya Makmur diharapkan semakin kuat. Kebersamaan ini menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Gerakan tanam padi serentak juga menjadi pengingat bahwa menjaga ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dari lahan pertanian dan tangan para petani, tumbuh harapan bagi tercukupinya kebutuhan pangan masyarakat serta semakin kuatnya kemandirian pangan di daerah.

Dengan semangat gotong royong, pendampingan, dan kepedulian terhadap petani, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA