
Indobangkit.com Sidoarjo, 3 September 2026 – Wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menjalani perawatan ditunjukkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Didampingi Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., Gubernur Jatim mengunjungi RS Siti Hajar Kabupaten Sidoarjo, Kamis (03/09/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan kondisi pasien yang terindikasi mengalami keracunan yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain memantau kondisi kesehatan pasien, kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada pasien serta keluarga yang tengah menghadapi situasi tersebut. Kehadiran Gubernur Jawa Timur bersama jajaran menunjukkan bahwa penanganan persoalan kesehatan masyarakat membutuhkan perhatian bersama dan koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI, Polri, serta instansi terkait terus bersinergi untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dan pendampingan yang diperlukan.
Setibanya di RS Siti Hajar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan menuju ruang VVIP untuk menerima paparan dari Direktur RS Siti Hajar dr. Iqbal. Paparan tersebut berisi informasi mengenai kondisi pasien, perkembangan kesehatan, serta langkah-langkah medis yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit. Dengan menerima penjelasan langsung dari pihak rumah sakit, Gubernur dapat mengetahui secara lebih menyeluruh kondisi terkini para pasien sekaligus memastikan proses pelayanan kesehatan terus berjalan secara optimal.
Usai menerima paparan, Gubernur Jawa Timur didampingi Dandim 0816/Sidoarjo kemudian meninjau langsung pasien yang tengah mendapatkan perawatan. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyempatkan diri berkomunikasi dengan pasien dan keluarga, memberikan semangat serta dukungan moril agar mereka tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan.
Kehadiran orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut disambut dengan suasana penuh kehangatan dan empati. Tidak sekadar melakukan peninjauan, Khofifah juga menyerahkan tali asih kepada seluruh pasien sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang sedang menjalani perawatan. Bagi pasien dan keluarga, perhatian tersebut menjadi dukungan tersendiri di tengah proses pemulihan. Sentuhan kepedulian dari para pemangku kepentingan diharapkan mampu memberikan ketenangan serta menumbuhkan semangat bagi pasien untuk segera kembali sehat.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Jawa Timur di tengah pasien merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat. “Kunjungan Ibu Gubernur hari ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya para pasien yang sedang menjalani perawatan. Kehadiran beliau tentu memberikan semangat dan dukungan moril bagi pasien maupun keluarga,” ujar Dandim.
Menurut Letkol Inf Abraham, hal utama yang harus menjadi perhatian bersama saat ini adalah memastikan pasien memperoleh penanganan kesehatan yang maksimal serta perkembangan kondisinya terus dipantau oleh tenaga medis. “Kami berharap seluruh pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dan perkembangan kondisinya terus dipantau secara intensif. Yang tidak kalah penting adalah memberikan rasa aman dan ketenangan kepada keluarga selama mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan,” ungkapnya.
Dandim menambahkan bahwa TNI, khususnya Kodim 0816/Sidoarjo, akan terus mendukung pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait dalam menghadapi berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat. “Kami siap mendukung setiap langkah pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder. Dalam situasi seperti ini, koordinasi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap perkembangan dapat segera diketahui dan setiap kebutuhan masyarakat bisa ditangani secara cepat, tepat dan terkoordinasi,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya mengedepankan sisi kemanusiaan dalam setiap proses penanganan. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan tugas pengamanan dan kewilayahan, tetapi juga memberikan rasa nyaman serta membantu masyarakat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian bersama. “Kita ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi kondisi sulit. Kehadiran pemerintah, TNI, Polri, tenaga kesehatan dan seluruh unsur terkait harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Letkol Inf Abraham.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit dan seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan kepada para pasien. Ia berharap seluruh proses penanganan berjalan dengan baik dan kondisi kesehatan pasien terus menunjukkan perkembangan positif. “Semoga seluruh pasien segera diberikan kesembuhan, dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalani aktivitas seperti sediakala. Untuk keluarga, tetap kuat dan sabar mendampingi proses pemulihan,” pungkasnya.
Setelah melaksanakan pemantauan, berdialog dengan pasien dan keluarga serta menyerahkan tali asih, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan meninggalkan RS Siti Hajar Sidoarjo. Kunjungan tersebut menjadi cerminan kepedulian dan sinergi lintas sektor dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Kehadiran Gubernur Jawa Timur bersama Dandim Sidoarjo dan jajaran terkait diharapkan tidak hanya memastikan penanganan berjalan sebagaimana mestinya, tetapi juga menghadirkan kekuatan moral bagi pasien dan keluarga agar tetap optimistis menghadapi proses pemulihan. Melalui kebersamaan, koordinasi dan kepedulian, seluruh pihak berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang membutuhkan perhatian dan pertolongan.
Tidak ada komentar