Kepada 999 Prajurit Muda TNI AD, Danrem Untoro: Terus Belajar dan Berlatih

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Sep 2026 10:10 0 4 Mei Swandini

Indobangkit.com Magetan – Sebanyak 999 siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 berhasil menamatkan pendidikannya di Secata Rindam V/Brawijaya dan dilantik menjadi prajurit TNI dengan menyandang pangkat prajurit dua (Prada).

Momen tersebut menjadi awal perjalanan pengabdian bagi para prajurit muda yang telah menjalani pendidikan dan pembentukan selama berada di lembaga pendidikan. Setelah dilantik, mereka masih akan mengikuti pendidikan lanjutan sebelum nantinya ditempatkan di satuan-satuan jajaran TNI AD.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan yang telah diraih para prajurit muda tersebut.

“Selamat kepada para siswa Dikmata yang baru saja dilantik menjadi prajurit TNI dengan pangkat Prajurit Dua,” katanya usai upacara penutupan pendidikan di Lapangan Secata Rindam V/Brawijaya, Magetan, Rabu (9/9/2026).

Menurut dia, keberhasilan menyelesaikan Dikmata bukanlah akhir dari proses pembentukan seorang prajurit. Justru, pelantikan tersebut menjadi langkah awal untuk memasuki tahapan pendidikan dan pengabdian yang lebih panjang.

“Ini awal dari perjalanan. Jangan cepat berpuas diri dan tetap fokus untuk menghadapi pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Kolonel Untoro berpesan agar para prajurit muda tersebut terus menjaga semangat, disiplin, dan kemauan untuk belajar. Nilai-nilai yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan hendaknya menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan saat memasuki kehidupan sebagai prajurit TNI AD.

Ia juga berharap mereka mampu menunjukkan dedikasi dan memberikan kontribusi yang terbaik ketika nantinya bergabung dengan satuan masing-masing.

Sebelumnya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanatnya yang dibacakan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan kekuatan TNI AD, khususnya pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP), terus dipacu. Para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan diproyeksikan untuk mengisi satuan tersebut.

Keberadaan Yonif TP tidak hanya diarahkan untuk melaksanakan tugas pertempuran. Para prajurit juga dipersiapkan untuk mendukung percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah rawan.

“Kepercayaan yang diberikan negara kepada kalian untuk menjadi bagian dari pembentukan Yon TP merupakan sebuah tugas terhormat yang harus dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab disertai dedikasi yang tinggi,” kata Kasad dalam amanat tertulisnya.

Kasad juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 sehingga pendidikan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai harapan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA