
Indobangkit.com Surabaya – Bagi seorang prajurit, pengabdian tidak selalu hadir dalam suasana penuh ketegangan. Ada kalanya ia hadir dalam bentuk yang sederhana: menjaga rasa aman, membantu ketika masyarakat membutuhkan, dan berdiri bersama rakyat ketika menghadapi persoalan.
Nilai itulah yang kembali diteguhkan dalam Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Koarmada II, Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya, Kamis (10/9/2026). Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir hadir dalam Upacara dan Tasyakuran tersebut bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan sejumlah undangan lainnya. Upacara dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali selaku Inspektur Upacara.
Bagi Brigjen TNI Kohir, perjalanan 81 tahun TNI AL bukan sekadar catatan panjang sebuah institusi. Di dalamnya terdapat dedikasi para prajurit yang menjaga laut Indonesia, sekaligus pesan bahwa kekuatan pertahanan akan semakin berarti apabila tumbuh bersama kepercayaan masyarakat.
“Peringatan hari jadi ini bukan hanya untuk mengenang perjalanan pengabdian, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali apa yang sudah kita lakukan dan apa yang harus kita perkuat ke depan. Profesionalisme, sinergi dan kepercayaan rakyat harus terus dijaga,” ujar Brigjen TNI Kohir.
Menurut dia, kedekatan TNI dengan masyarakat merupakan bagian penting dari kekuatan pertahanan. Prajurit tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas pokok dengan profesional, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sebab, kata dia, kehadiran prajurit yang dirasakan langsung oleh rakyat akan melahirkan sesuatu yang tidak dapat dibangun hanya dengan kekuatan organisasi, yakni kepercayaan. Dari kepercayaan itulah tumbuh kebersamaan yang menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
“Ketika masyarakat merasa aman dan melihat prajurit hadir bersama mereka, di situlah pengabdian menemukan maknanya. Karena itu, TNI harus terus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan rakyat,” katanya.
Brigjen TNI Kohir juga menilai tantangan yang dihadapi bangsa ke depan semakin beragam. Persoalan pertahanan, perubahan teknologi hingga dinamika sosial membutuhkan kerja bersama. Tidak ada satu institusi yang dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan sinergi dengan komponen bangsa lainnya.
“Soliditas TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Kita boleh berbeda tugas dan tanggung jawab, tetapi tujuan kita sama, yaitu menjaga Indonesia dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-81 TNI AL menjadi energi baru bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Profesionalisme, menurutnya, harus berjalan seiring dengan ketulusan, disiplin dengan tanggung jawab, serta kekuatan dengan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga TNI AL semakin profesional, semakin tangguh dan semakin dekat dengan rakyat. Jadikan kepercayaan masyarakat sebagai amanah yang harus dijaga dan dibuktikan melalui pengabdian nyata. Dengan persatuan dan sinergi yang kuat, kita bersama-sama menjaga Indonesia tetap aman, berdaulat dan sejahtera,” pungkas Brigjen TNI Kohir.
Pada akhirnya, usia 81 tahun bukan hanya tentang seberapa panjang perjalanan yang telah dilalui. Ia juga menjadi pengingat bahwa setiap langkah prajurit memiliki arti ketika mampu menjaga negeri sekaligus menyentuh kehidupan rakyat. Di sanalah pengabdian menemukan wajahnya yang paling sederhana, tetapi sekaligus paling bermakna.
(Penrem 084/BJ)
Tidak ada komentar