Babinsa Dampingi Petani Ngaban Terapkan Metode PM-AAS, Dorong Pertanian Lebih Maju

waktu baca 3 menit
Jumat, 11 Sep 2026 03:56 0 3 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Upaya mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen terus dilakukan melalui pendampingan kepada para petani di wilayah binaan. Hal tersebut diwujudkan Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin Serka Sunarman dengan melaksanakan pendampingan program pertanian Penanaman dengan Metode PM-AAS (Modern – Advanced Agriculture System) bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Tanggulangin.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di area persawahan Poktan Margo Berkah II, Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan unsur Tim Kerja Kabupaten, PPL, petugas pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), pemerintah desa, kelompok tani, serta para anggota pertanian.

Kegiatan pendampingan ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk memperkenalkan dan menerapkan metode penanaman yang lebih modern kepada petani. Melalui penerapan metode PM-AAS, para petani diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan lahan secara efektif, teknik budidaya yang tepat, serta pemanfaatan pengetahuan dan teknologi pertanian dalam mendukung peningkatan hasil produksi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan di area persawahan, dilanjutkan dengan penyuluhan singkat kepada para petani yang disampaikan oleh PPL Kecamatan Tanggulangin. Penyuluhan tersebut menjadi kesempatan bagi para petani untuk memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan penanaman dengan metode PM-AAS, termasuk pentingnya ketepatan dalam proses budidaya dan perawatan tanaman.

Setelah mendapatkan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan penanaman secara langsung di lahan persawahan. Para petani bersama petugas dan pendamping pertanian mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh antusias. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani turut memberikan semangat sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan, penyuluh pertanian dan masyarakat.

Pendampingan tersebut juga mencerminkan komitmen Babinsa untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Dengan terjalinnya koordinasi dan sinergi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin Serka Sunarman menyampaikan, penerapan metode PM-AAS merupakan langkah positif dalam mendukung petani agar semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi dan inovasi di bidang pertanian. “Kami sebagai Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani di wilayah binaan. Penerapan metode PM-AAS ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada petani sekaligus mendorong cara bercocok tanam yang lebih modern, efektif dan terarah. Yang paling penting, inovasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi petani serta berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian,” ungkap Serka Sunarman.

Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan semangat, ketekunan, kebersamaan dan kemauan para petani untuk terus belajar serta beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Kami berharap para petani tidak berjalan sendiri. Babinsa, PPL, pemerintah desa dan seluruh pihak terkait harus terus bersinergi memberikan pendampingan. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menjaga lahan pertanian tetap produktif dan membantu meningkatkan kesejahteraan para petani,” tambahnya.

Ia juga mengajak para petani untuk memanfaatkan kegiatan penyuluhan sebagai sarana bertukar pengalaman dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan, sehingga proses budidaya dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan penanaman dengan metode PM-AAS di area persawahan Poktan Margo Berkah II tersebut berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Babinsa bersama PPL dan unsur terkait berkomitmen untuk terus mendukung petani dalam mengembangkan sektor pertanian. Dari sawah yang dikelola dengan baik, diharapkan tumbuh harapan baru bagi peningkatan produksi pangan, kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA