Setetes Darah, Sejuta Harapan: Danrem Bhaskara Jaya Tegaskan TNI Hadir untuk Rakyat.

waktu baca 3 menit
Minggu, 20 Sep 2026 06:07 0 3 Mei Swandini

Indobangkit.com Gresik – Di tengah kesibukan memperingati HUT ke-81 TNI, ada cara sederhana yang dilakukan prajurit untuk menunjukkan arti pengabdian: hadir ketika masyarakat membutuhkan. Di Makodim 0817/Gresik, Minggu (20/9/2026), semangat itu diwujudkan melalui bakti sosial kesehatan yang menghadirkan pemeriksaan kesehatan, layanan pemeriksaan gigi hingga donor darah bagi masyarakat.

Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir hadir langsung meninjau kegiatan tersebut. Didampingi Kasiter Kasrem 084/BJ Letkol Inf Andi Tirtawansyah, S.I.P. dan Dandim 0817/Gresik, Danrem melihat langsung pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran itu sekaligus menjadi pesan bahwa pengabdian TNI tidak hanya berbicara tentang tugas pertahanan, tetapi juga tentang kepedulian yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Suasana bakti sosial semakin bermakna ketika kegiatan tersebut terhubung melalui video conference (vidcon) dengan jajaran TNI di seluruh Indonesia. Secara serentak, kegiatan dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dari Gresik, semangat kepedulian itu menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menghadirkan manfaat kesehatan di berbagai daerah.

Di Makodim 0817/Gresik, sekitar 200 masyarakat menjadi sasaran pemeriksaan penyakit ringan. Sementara itu, donor darah ditargetkan diikuti 200 orang. Pemeriksaan gigi juga digelar sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial sekaligus upaya mendukung pemecahan rekor MURI dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Bagi Brigjen TNI Kohir, angka-angka tersebut bukan sekadar target kegiatan. Di balik satu pemeriksaan kesehatan, ada masyarakat yang ingin memastikan kondisi tubuhnya; di balik satu kantong darah, ada harapan untuk membantu sesama yang membutuhkan. Karena itu, bakti sosial tersebut diharapkan menjadi bentuk pengabdian yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

“Harapan Danrem, kehadiran TNI bersama tenaga kesehatan dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan seluruh masyarakat, sehingga keberadaan TNI di tengah rakyat harus mampu memberikan manfaat,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Danrem menegaskan, tenaga kesehatan TNI yang tersebar di berbagai satuan, mulai dari Kodim, Koramil hingga satuan tugas, memiliki peran penting untuk memperluas jangkauan pelayanan. Tidak hanya memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

“Semoga semangat ini dapat dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan memberikan manfaat yang lebih luas. Mudah-mudahan sampai dengan 5 Oktober 2026 target kegiatan, termasuk donor darah dan upaya pemecahan rekor MURI, dapat terpenuhi. Namun yang terpenting, setiap kegiatan harus meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Bakti sosial di Gresik akhirnya bukan sekadar rangkaian seremoni HUT ke-81 TNI. Ia menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana pengabdian diterjemahkan dalam tindakan: memeriksa kesehatan, membantu memenuhi kebutuhan darah, memberi edukasi, dan membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. Dari Gresik, pesan itu kembali ditegaskan TNI hadir bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk membantu dan memberi manfaat bagi rakyat.

(Penrem 084/BJ)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA