
Indobangkit.com SIDOARJO – Semangat membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa terus digaungkan melalui dunia pendidikan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Grand Launching Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) pada jenjang Pendidikan Menengah yang dilaksanakan secara video conference (Vicon) di SMAN 4 Sidoarjo, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung dipimpin oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Pelaksanaan kegiatan di SMAN 4 Sidoarjo dihadiri langsung oleh Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., Pj. Pasiter Kodim 0816/Sidoarjo Kapten Inf Luky, Peltu Ketut dan Pelda Arif dari Staf Ter Kodim 0816/Sidoarjo, Kepala SMAN 4 Sidoarjo Dr. Karyanto, S.Pd., M.Si., Waka Kesiswaan Nunung Prastyo Nugroho, S.Pd., serta para siswa-siswi peserta KKRI.
Rangkaian Grand Launching diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan doa. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan khidmat, terutama saat para peserta mengikuti rangkaian acara yang secara khusus mengangkat pentingnya pembinaan karakter generasi muda melalui lingkungan sekolah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian testimoni dari perwakilan Korps Kadet Republik Indonesia. Testimoni tersebut menjadi gambaran pengalaman dan nilai positif yang diperoleh para peserta dalam mengikuti kegiatan KKRI, khususnya dalam membangun kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kebersamaan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Program tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air sejak usia sekolah. Selain itu, KKRI menjadi wujud kolaborasi antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menghadirkan ruang pembinaan generasi muda yang relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan kemampuan digital anak muda, pendidikan karakter dinilai tetap menjadi fondasi penting agar kemajuan tersebut berjalan seiring dengan nilai-nilai kebangsaan.
Keikutsertaan dalam KKRI, lanjutnya, juga tidak berarti bahwa setiap anggota harus menjadi prajurit. Program tersebut justru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pembinaan karakter sejak berada di lingkungan sekolah, sehingga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, memiliki nasionalisme, bertanggung jawab, serta mempunyai kesadaran bela negara. Bagi para siswa SMAN 4 Sidoarjo yang mengikuti kegiatan tersebut, kehadiran KKRI menjadi pengalaman tersendiri. Selain menjadi wadah kegiatan positif di luar pembelajaran akademik, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kepemimpinan, kekompakan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H. menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Grand Launching Ekstrakurikuler KKRI di SMAN 4 Sidoarjo. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses pembinaan yang konsisten, terarah, dan dilakukan secara bersama-sama oleh sekolah, keluarga, serta seluruh komponen masyarakat. “Kami menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia ini. Program seperti KKRI memiliki nilai yang sangat positif karena memberikan ruang kepada para pelajar untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kebersamaan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara,” ujar Letkol Inf Abraham.
Ia menambahkan, pembinaan generasi muda pada masa sekarang harus mampu berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi. Para pelajar merupakan generasi yang tumbuh di tengah kemajuan digital sehingga memiliki kesempatan yang luas untuk memperoleh pengetahuan dan informasi.
Namun demikian, menurutnya, kecakapan digital perlu dibarengi dengan karakter yang kuat agar ilmu dan kemampuan yang dimiliki dapat digunakan secara bijaksana serta memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. “Kita tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara akademik maupun mahir dalam teknologi, tetapi juga generasi yang mempunyai karakter, etika, disiplin dan rasa tanggung jawab. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan,” jelasnya.
Dandim juga menekankan bahwa semangat bela negara tidak selalu diwujudkan melalui profesi sebagai prajurit. Bela negara dapat tumbuh melalui berbagai bentuk pengabdian sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing. “Menjadi anggota KKRI bukan berarti harus menjadi prajurit. Nilai yang paling utama adalah bagaimana para siswa memiliki kesadaran bahwa mereka merupakan bagian dari generasi penerus bangsa. Mereka dapat mengabdi melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, profesi maupun berbagai bidang lainnya dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Letkol Inf Abraham berharap keberadaan KKRI di lingkungan sekolah dapat menjadi wadah positif bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri. Kegiatan yang dilakukan secara terarah diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih percaya diri, memiliki jiwa kepemimpinan, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. “Kami berharap para peserta KKRI dapat mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, peduli dan memiliki cita-cita yang besar untuk masa depan,” pesan Dandim.
Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting bagi keberlangsungan bangsa. Karena itu, pembinaan karakter sejak bangku sekolah menjadi investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan di kemudian hari. “Ketika karakter yang baik ditanamkan sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang bukan hanya mampu bersaing, tetapi juga memiliki kepedulian, integritas dan semangat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” pungkasnya.
Tidak ada komentar