Babinsa hadiri Siskamling Jogo Jatim 2026, Gedang Tembus 10 Besar PIN

waktu baca 5 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 08:32 0 9 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Semangat kebersamaan warga Kelurahan Gedang, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, mendapat apresiasi setelah Poskamling RT 08/RW 03 berhasil masuk dalam 10 besar nominasi PIN Siskamling Jogo Jawa Timur Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tahapan penilaian berlangsung di Poskamling RT 08/RW 03 Kelurahan Gedang, Jumat (2/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menunjukkan kesiapan, konsistensi, serta partisipasi bersama dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang berbasis pada kepedulian dan gotong royong.

Babinsa Koramil 0816/04 Porong Kelurahan Gedang, Sertu Sucipto, turut hadir mendampingi kegiatan sekaligus memberikan dukungan terhadap proses penilaian. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan tim penilai yang disambut Forkopimka Kecamatan Porong beserta seluruh unsur terkait. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kebangsaan sekaligus membangun semangat kebersamaan seluruh peserta.

Pada pukul 09.15 WIB, Kepala Kelurahan Gedang menyampaikan sambutan yang dilanjutkan sambutan Ketua Tim Penilai pada pukul 09.20 WIB. Selanjutnya, tim memasuki tahapan inti berupa pemeriksaan administrasi dan pengecekan berbagai kelengkapan Poskamling RT 08/RW 03.

Proses penilaian tidak hanya melihat aspek fisik maupun administrasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengukur sejauh mana sistem keamanan lingkungan dibangun melalui keterlibatan aktif masyarakat. Keberadaan Poskamling diharapkan bukan sekadar menjadi fasilitas penjagaan, melainkan menjadi pusat interaksi warga dalam membangun kewaspadaan, komunikasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Babinsa Koramil 0816/04 Porong Kelurahan Gedang, Sertu Sucipto, menyampaikan bahwa keberhasilan Kelurahan Gedang masuk dalam nominasi 10 besar merupakan buah dari proses kebersamaan yang dibangun secara konsisten oleh masyarakat bersama pemerintah kelurahan dan unsur keamanan. “Masuknya Kelurahan Gedang dalam 10 besar nominasi PIN Siskamling Jogo Jawa Timur merupakan sebuah capaian yang patut diapresiasi. Namun, yang jauh lebih penting dari sebuah nominasi adalah proses yang telah dilalui masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Sertu Sucipto.

Menurutnya, sistem keamanan lingkungan yang kuat tidak semata-mata ditentukan oleh kelengkapan sarana Poskamling ataupun tertibnya administrasi. Lebih dari itu, keberhasilannya sangat bergantung pada tumbuhnya kesadaran warga untuk saling menjaga, berkomunikasi, dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. “Poskamling pada hakikatnya merupakan manifestasi dari kepedulian sosial masyarakat. Ketika warga memiliki kesadaran untuk saling memperhatikan kondisi lingkungan, mengenali potensi kerawanan, serta membangun komunikasi yang efektif, maka keamanan tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab aparat semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Menurutnya, aparat kewilayahan memiliki fungsi pendampingan dan pembinaan, sedangkan masyarakat merupakan elemen utama yang bersentuhan langsung dengan dinamika kehidupan di lingkungannya. “Sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, TNI dan Polri perlu terus dipelihara. Bukan hanya ketika ada penilaian atau kegiatan tertentu, tetapi harus menjadi pola interaksi yang berlangsung secara berkelanjutan. Dengan komunikasi yang terbuka dan respons yang cepat terhadap setiap persoalan, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.

Sertu Sucipto juga menekankan bahwa kegiatan penilaian PIN Siskamling Jogo Jawa Timur hendaknya dimaknai sebagai sarana evaluasi bersama. Menurutnya, kompetisi tersebut dapat memberikan dorongan positif bagi masyarakat untuk melihat kembali berbagai aspek pengelolaan keamanan lingkungan yang selama ini telah berjalan. “Penilaian ini jangan dimaknai semata-mata sebagai perlombaan untuk mencari siapa yang terbaik. Di dalamnya terdapat proses pembelajaran dan evaluasi. Hal-hal yang sudah berjalan baik harus dipertahankan dan dikembangkan, sementara aspek yang masih perlu dibenahi dapat dijadikan bahan perbaikan. Dengan demikian, manfaat kegiatan ini dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa keamanan lingkungan memiliki dimensi yang lebih luas. Selain mencegah potensi gangguan kamtibmas, keberadaan Poskamling juga dapat mempererat hubungan sosial antarwarga serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan masyarakat. “Lingkungan yang aman tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui kepedulian, komunikasi, kedisiplinan dan kebersamaan yang dilakukan secara terus-menerus. Ketika warga memiliki rasa memiliki terhadap lingkungannya, maka setiap persoalan akan lebih mudah diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama,” ungkapnya.

Ia berharap momentum masuknya Kelurahan Gedang dalam 10 besar nominasi tingkat Provinsi Jawa Timur dapat semakin memotivasi warga untuk mempertahankan semangat kebersamaan tersebut.

“Harapan kami, setelah proses penilaian ini selesai, aktivitas Poskamling tetap berjalan sebagaimana mestinya. Jangan sampai semangat hanya muncul ketika ada perlombaan. Justru capaian ini harus menjadi titik tolak untuk membangun sistem keamanan lingkungan yang semakin mandiri, adaptif dan berkesinambungan,” tegasnya.

Sertu Sucipto juga mengajak masyarakat untuk menjadikan keamanan sebagai bagian dari budaya kehidupan sehari-hari.

“Keamanan adalah kebutuhan bersama sekaligus tanggung jawab kolektif. TNI dan Polri hadir untuk memberikan pendampingan, pembinaan dan dukungan, tetapi kekuatan utama berada pada masyarakat itu sendiri. Dengan kepedulian, gotong royong, komunikasi yang baik dan kesadaran untuk saling menjaga, kita dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga nyaman serta harmonis,” pungkasnya.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan dan penilaian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah pada pukul 10.15 WIB. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, memperlihatkan eratnya hubungan antara pemerintah, aparat kewilayahan dan masyarakat Kelurahan Gedang.

Selanjutnya, tim penilai meninggalkan lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan penilaian PIN Siskamling Jogo Jawa Timur Tahun 2026 di Poskamling RT 08/RW 03 Kelurahan Gedang berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Masuknya Kelurahan Gedang dalam 10 besar nominasi tingkat Provinsi Jawa Timur bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi cermin tumbuhnya kesadaran warga untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama. Semangat tersebut diharapkan terus terpelihara sebagai modal sosial dalam menciptakan wilayah yang aman, tenteram, guyub, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA