KDKMP Sedati Agung Rampung 100 Persen, Babinsa Dampingi Verifikasi Tim GabunganMenulis

waktu baca 3 menit
Selasa, 6 Okt 2026 09:57 0 4 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Setelah pembangunan mencapai 100 persen, bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menjalani proses Verifikasi dan Validasi (Verval), Senin (5/10/2026).

Kegiatan Verval dilaksanakan mulai pukul 09.40 WIB hingga selesai oleh Tim Gabungan dari Pemerintah Daerah sebagai bagian dari tahapan pengecekan terhadap hasil pembangunan yang telah rampung. Dalam kegiatan tersebut, Pelda Daniel A., anggota Koramil 0816/18 Sedati, turut hadir sebagai pendamping dari Kodim 0816/Sidoarjo.

Verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan KDKMP di Desa Sedati Agung sesuai dengan hasil pelaksanaan pembangunan di lapangan. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun faktual.

Pelda Daniel A. mengatakan, keterlibatan unsur kewilayahan dalam kegiatan Verval merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pembangunan pemerintah yang dilaksanakan di tengah masyarakat. “Kami dari Koramil 0816/18 Sedati hadir untuk mendampingi Tim Gabungan dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi. Pendampingan ini merupakan bagian dari sinergi kewilayahan agar seluruh proses pengecekan dapat berjalan tertib, objektif dan sesuai kondisi yang sebenarnya di lapangan,” ujar Pelda Daniel.

Menurutnya, proses Verval memiliki arti penting karena tidak hanya melihat capaian pembangunan secara fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa hasil pekerjaan yang telah selesai benar-benar dapat memberikan manfaat sebagaimana tujuan program. “Bangunan yang telah dinyatakan 100 persen tentu perlu dilihat dan dicermati secara langsung. Verifikasi dan validasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kesesuaian antara hasil pembangunan dengan kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, prosesnya memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Pelda Daniel menambahkan, keberadaan KDKMP di tingkat desa diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan perekonomian masyarakat. Karena itu, penyelesaian pembangunan bukan menjadi akhir dari proses, melainkan awal dari pemanfaatan bangunan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa. “Harapan kami, setelah seluruh proses verifikasi selesai, bangunan KDKMP ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal. Yang terpenting bukan hanya bangunannya selesai, tetapi bagaimana keberadaannya ke depan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung penguatan ekonomi di Desa Sedati Agung,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan unsur kewilayahan perlu terus dipertahankan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar setiap program pembangunan yang menyentuh masyarakat dapat berjalan transparan, terarah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program pemerintah dapat berjalan secara efektif. Kami sebagai aparat kewilayahan siap mendukung dan membantu sesuai tugas serta fungsi yang dimiliki, termasuk dalam mendampingi kegiatan di wilayah agar berlangsung aman, tertib dan lancar,” ungkapnya.
Pelaksanaan Verval di KDKMP Desa Sedati Agung berlangsung dengan mengedepankan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi bangunan yang telah selesai dibangun. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga kualitas, ketepatan sasaran dan akuntabilitas pembangunan di tingkat desa.

Dengan rampungnya pembangunan hingga 100 persen dan dilaksanakannya proses Verifikasi dan Validasi, KDKMP Desa Sedati Agung diharapkan dapat segera memasuki tahap pemanfaatan dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi ekonomi masyarakat setempat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA