
Mojokerto, 07 Oktober 2026
Indobangkit.com – Upaya peningkatan kualitas infrastruktur yang dilakukan Kementerian Republik Indonesia melalui Kementrian Agama wilayah provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan hasil nyata melalui proyek pembangunan gedung.

Proyek yang dikerjakan melalui Kementrian Agama tersebut kini telah dapat dimanfaatkan siswa – siswi dapat mendukung proses belajar mengajar yang efektif.

Kehadiran infrastruktur baru tersebut disambut positif oleh seluruh sekolah karena selama bertahun-tahun kurang baiknya gedung laboratorium menjadi salah satu keluhan utama siswa – siswi serta para guru.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan rekonstruksi dilaksanakan di MAN Kota Mojokerto,jalan Cinde baru VIII, Kelurahan Prajurit Kulon Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.Pembangunan tersebut dikerjakan oleh CV.ASIA LINE dan nilai kontrak sebesar Rp.6.006.478.000,00 yang bersumber dari DIPA Kantor Wilayah Kementrian Agama provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025.
Pelaksanaan proyek di lapangan dipimpin oleh pelaksana berpengalaman Mas Helmi yang bersama tim teknis memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis. Sementara proses pengerjaan juga mendapat perhatian serius dari berbagai pihak guna menjaga kualitas konstruksi agar memiliki daya tahan yang optimal dalam jangka panjang.
Menurut Helmi, sebelum pekerjaan dinyatakan selesai, pihak pelaksana melakukan berbagai tahapan pengujian kualitas beton. Salah satunya melalui metode core yang bertujuan memastikan ketebalan, kepadatan, serta mutu beton sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.
“Setelah pekerjaan utama selesai, kami tetap melakukan pengecekan dan pengujian untuk memastikan kualitas konstruksi sesuai spesifikasi. Hasilnya menunjukkan pekerjaan telah memenuhi standar dan siap dimanfaatkan,” ujarnya.
Keberadaan gedung yang lebih baik dinilai memiliki dampak signifikan terhadap kelancaran proses belajar mengajar.
Siswi yang bernama Dewi,, mengaku sangat bersyukur dan senang segera selesainya pembangunan tersebut. Menurutnya,adanya gedung laboratorium dan perpustakaan yang kini lebih baik memberikan kenyamanan bagi siswa siswi yang setiap hari merasa mengeluh di waktu mau mencari buku.
“Dulu banyak lubang di plafon dan permukaan lantai bergelombang sehingga cukup berbahaya, terutama saat musim hujan. Sekarang gedungnya akan jauh lebih bagus dan nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Republik Indonesia melalui Kementrian Agama provinsi Jawa Timur yang telah merealisasikan pembangunan ini,” tuturnya.
Meski demikian, kami juga berharap pembangunan tidak berhenti pada titik tersebut saja. Beberapa titik gedung di wilayah sekitar masih memerlukan perbaikan sehingga banyak sekolahan yang masih bertumpu pada bangunan lama.
Pembangunan gedung ini menjadi salah satu bukti bahwa bantuan infrastruktur yang tepat sasaran mampu memberikan manfaat langsung bagi fasilitas sekolah.
Pewarta : Novan Cungkring
Tidak ada komentar