Enam Pesan Kapolres Kediri Kota untuk Pelajar: Jauhi Narkoba, Tolak Kekerasan, Raih Prestasi

waktu baca 4 menit
Senin, 19 Okt 2026 05:06 0 9 Mei Swandini

Indobangkit.com KEDIRI KOTA – Menanamkan kedisiplinan, membangun karakter, serta membentengi generasi muda dari berbagai perilaku negatif menjadi perhatian Polres Kediri Kota. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin upacara bendera sekaligus memberikan pembinaan kepada sekitar 900 pelajar SMAN 3 Kota Kediri, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.00 WIB di halaman SMAN 3 Kota Kediri, Jalan Mauni Nomor 88, Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, tersebut menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan berkarakter.

Hadir dalam kegiatan itu Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo, S.H., Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., KBO Binmas Iptu Nanang, Kepala SMAN 3 Kota Kediri Tri Erlinawati, S.Pd., M.Pd., beserta dewan guru dan staf sekolah.

Sebelum upacara dimulai, Kapolres Kediri Kota juga turun langsung melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan sekolah. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan pelajar dan pengguna jalan, khususnya pada jam masuk sekolah ketika aktivitas lalu lintas meningkat.

Upacara berlangsung tertib dengan melibatkan para pelajar sebagai petugas upacara. Mulai dari pemimpin upacara, pembaca teks Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pengibar bendera Merah Putih, hingga pembaca Ikrar Pelajar Indonesia, seluruhnya dipercayakan kepada siswa SMAN 3 Kota Kediri.

Dalam amanatnya, AKBP Kresno Wisnu Putranto menegaskan bahwa keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, kejujuran, dan integritas.

Menurutnya, masa sekolah merupakan kesempatan penting bagi para pelajar untuk mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa sekaligus calon pemimpin masa depan. Karena itu, para siswa diminta memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya, menghormati guru dan orang tua, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Kapolres menyampaikan enam pesan penting kepada para pelajar sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.

Pertama, menjauhi kenakalan remaja dan segala bentuk kekerasan. Para siswa diingatkan agar tidak terlibat tawuran, perkelahian, maupun perundungan atau bullying. Kemampuan menghargai orang lain dan mengendalikan emosi, menurutnya, merupakan bentuk keberanian dan kedewasaan yang sesungguhnya.

Kedua, menjauhi narkoba dan minuman keras. Para pelajar diminta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta memilih lingkungan pertemanan yang positif agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan.

Ketiga, bijak menggunakan media sosial. Kapolres mengingatkan agar siswa tidak menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, maupun melakukan perundungan di ruang digital. Setiap unggahan dan komentar harus dipikirkan dengan matang karena jejak digital dapat bertahan lama dan berdampak pada masa depan.

Keempat, tertib berlalu lintas. Para pelajar yang berkendara diingatkan untuk menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak melakukan aksi balap liar. Siswa yang belum memenuhi persyaratan berkendara diminta memilih sarana transportasi yang aman.

Kelima, membangun kedisiplinan dan integritas. Para siswa didorong untuk menaati aturan, menghargai waktu, berani mengakui kesalahan, serta menjunjung tinggi kejujuran, termasuk tidak melakukan kecurangan dalam kegiatan akademik.

Keenam, menjadi pelopor keamanan di lingkungan sekolah. Pelajar diajak menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi, serta berani menyampaikan kepada guru atau pihak berwenang apabila mengetahui adanya tindakan perundungan, kekerasan, maupun potensi bahaya lainnya.

“Jaga diri, jaga pergaulan, dan jaga masa depan. Jangan pernah berkecil hati ketika menghadapi masalah atau belum meraih prestasi. Teruslah berusaha, perbaiki kesalahan, dan jangan ragu meminta bantuan kepada orang tua maupun guru,” demikian pesan Kapolres kepada para pelajar.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polri hadir untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, termasuk memastikan para pelajar dapat tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang aman. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kerja sama yang kuat antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMAN 3 Kota Kediri beserta seluruh dewan guru atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran hukum.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, pengumuman sekolah, serta menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman” yang menguatkan pesan tentang pentingnya persahabatan, kerukunan, dan saling menghargai di lingkungan pendidikan.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Kediri Kota berharap para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, keselamatan berlalu lintas, literasi digital, serta pencegahan narkoba dan kekerasan. Edukasi sejak dini ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berprestasi, berintegritas, sadar hukum, dan siap meraih masa depan yang lebih baik.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA