Dengar Aspirasi Warga Candi, Danramil Sidoarjo Kawal Konsultasi Publik Amdal Proyek Perumahan

waktu baca 3 menit
Jumat, 30 Okt 2026 02:33 0 1 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Menjamin pembangunan yang selaras dengan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, Danramil 0816/Candi Kapten Inf Nur Qomari menghadiri secara langsung kegiatan konsultasi publik terkait penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Acara dialogis ini membahas rencana proyek pembangunan Perumahan Citraland Sidoarjo oleh PT Integra Indokabinet Tbk yang berlokasi di Desa Wedoroklurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Pertemuan yang berlangsung khidmat dan humanis ini digelar di Balai Desa Wedoroklurak pada Kamis (29/10/2026). Kehadiran jajaran aparat komando kewilayahan (Apkowil) bersama pemangku kepentingan (stakeholders) setempat menjadi bukti nyata komitmen TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam mengawal transparansi serta menjembatani suara masyarakat bawah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan formal yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis mengenai studi kelayakan lingkungan oleh Konsultan Amdal. Sesi krusial terjadi saat forum dibuka untuk penyampaian saran, usul, dan kekhawatiran dari warga Wedoroklurak. Suasana diskusi berjalan interaktif namun tetap kondusif, mencerminkan kematangan demokrasi di tingkat desa.

Sebagai langkah konkret untuk mengawal transparansi ke depan, agenda dilanjutkan dengan pembentukan Perwakilan Masyarakat Wedoroklurak secara partisipatif oleh Konsultan Amdal. Seluruh rangkaian musyawarah ditutup dengan tertib dan dinyatakan selesai dalam keadaan aman serta kondusif.

Pandangan Kedinasan dan Atensi Danramil Candi
Terkait rencana megaproyek di wilayah binaannya, Danramil 0816/Candi Kapten Inf Nur Qomari memberikan pandangan yang komprehensif, humanis, sekaligus tegas dari kacamata teritorial dan sosial-kemasyarakatan:
Prioritas Kenyamanan dan Keamanan Warga: Kapten Inf Nur Qomari menekankan bahwa pembangunan infrastruktur perumahan tidak boleh mengorbankan ketenteraman warga yang sudah menetap terlebih dahulu. Pihak pengembang wajib memastikan mitigasi dampak fisik—seperti potensi banjir, gangguan debu, hingga kebisingan alat berat—dikelola secara profesional agar tidak memicu konflik sosial.
Keseimbangan Ekologi dan Lingkungan: Keberadaan dokumen Amdal bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan janji moral pengembang terhadap alam Wedoroklurak. Koramil 0816/Candi meminta agar ketersediaan ruang terbuka hijau, tata kelola air (drainase), dan pembuangan limbah domestik benar-benar dihitung secara cermat agar tidak merusak ekosistem desa di masa mendatang.

Pemberdayaan Potensi Lokal Secara humanis, Danramil mendorong PT Integra Indokabinet Tbk untuk melibatkan dan memberdayakan warga lokal Desa Wedoroklurak, baik dalam proses konstruksi maupun operasional jangka panjang. Penyerapan tenaga kerja lokal dinilai menjadi kunci utama agar proyek ini membawa berkah ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Jalur Komunikasi yang Terbuka (Transparansi): Dibentuknya tim perwakilan masyarakat diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang sehat. Danramil meminta pihak korporasi dan konsultan untuk selalu membuka diri terhadap evaluasi warga serta tanggap jika terjadi kendala di lapangan selama proses pembangunan berjalan.

Melalui sinergitas tiga pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan) bersama warga, diharapkan investasi perumahan ini mampu berjalan beriringan dengan kearifan lokal demi kemajuan wilayah Kabupaten Sidoarjo yang humanis dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA