
Indobangkit.com Surabaya, Komitmen menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan kesiapan serta kesamaan langkah seluruh prajurit TNI. Hal tersebut menjadi perhatian Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir saat mengikuti Sosialisasi Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Jalan Hayam Wuruk Nomor 1, Surabaya, Kamis (5/11/2026).
Sosialisasi ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat pemahaman prajurit terhadap arah kebijakan pertahanan TNI sekaligus membangun pola pikir yang adaptif dalam menghadapi perkembangan ancaman yang semakin beragam.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ari Maulana, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara akan menjadi pedoman bagi seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas pertahanan negara dan menjaga kedaulatan NKRI.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Kapoksahli Tingkat III Komsos Mabes TNI Mayjen TNI Putranto Sri Handoyo, S.Sos., M.M. Ia menjelaskan bahwa doktrin tersebut memiliki landasan historis dari perjalanan perjuangan TNI dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan itu menjadi dasar untuk membangun konsep pertahanan yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Dalam paparannya, turut dibahas perubahan karakter peperangan modern, seperti perang siber, perang informasi, perang kognitif, perang elektromagnetik, perang bawah tanah, hingga ancaman nuklir, biologi, dan kimia. Kondisi tersebut menuntut TNI untuk terus meningkatkan kemampuan, kewaspadaan, serta koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Salah satu penekanan penting dalam doktrin ini adalah menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama antarmatra. Sinergi TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara menjadi bagian penting dalam mewujudkan pertahanan negara yang terpadu melalui implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Selain tugas pertahanan, TNI juga memiliki peran dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana alam sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Keikutsertaan Brigjen TNI Kohir dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kesiapan jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya agar senantiasa mampu menjalankan tugas secara profesional, responsif, dan adaptif.
Melalui pemahaman doktrin yang kuat, diharapkan setiap prajurit tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga kesadaran bahwa persatuan, loyalitas, dan kerja sama merupakan kekuatan utama dalam menjaga bangsa.
Karena pada hakikatnya, menjaga kedaulatan NKRI adalah pengabdian tanpa batas yang membutuhkan kesiapan seluruh prajurit, kesatuan tekad, dan semangat pantang menyerah.
Turut hadir Pangdam V/Brawijaya, Kasdam V/Brawijaya, Kasdivif 2 Kostrad, Kapoksahli TNI, Irdam V/Brawijaya, para Danrem jajaran Kodam V/Brawijaya, Danrindam V/Brawijaya, para Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya dan Divif 2 Kostrad, serta jajaran TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
(Penrem 084)
Tidak ada komentar