Euforia Masyarakat Sambut Program Jembatan Garuda

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 06:56 0 3 Mei Swandini

Indobangkit.com Madiun — Senyum warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, kini tak lagi tertahan di seberang sungai. Penantian panjang mereka akhirnya terjawab setelah sebuah jembatan baru berdiri kokoh, menggantikan jembatan lama yang selama bertahun-tahun menjadi penghalang aktivitas sehari-hari.

Jembatan berjenis Armco itu dibangun melalui Program Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat. Bagi masyarakat Purworejo, kehadiran jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan perubahan nyata yang langsung mereka rasakan.

Dulu, warga harus ekstra hati-hati saat melintasi jembatan lama yang kondisinya sudah tidak layak lagi digunakan. Kini, kendaraan roda empat pun juga sudah dapat melintas dengan mudah dan aman.

Perubahan paling besar dirasakan para petani. Jika sebelumnya mereka harus memutar sejauh 3 hingga 4 kilometer untuk mengangkut hasil panen, kini jarak tempuh itu terpangkas hampir setengahnya.

“Mayoritas warga di sini bekerja sebagai petani. Biasanya, untuk mengangkut hasil panen, mereka harus memutar sekitar 3 hingga 4 kilometer. Dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh menjadi jauh lebih dekat dan aksesnya juga lebih mudah,” kata Kades Purworejo Riadi saat ditemui di lokasi jembatan, Selasa (11/8/2026).

Riadi juga menyampaikan terima kasih atas pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas bantuan pembangunan Jembatan Garuda di sekitar Cangkring, Desa Purworejo. Jembatan ini sangat-sangat diperlukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan jembatan tersebut pun disambut penuh rasa syukur oleh warga. Sejumlah warga yang melintas kompak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas terealisasinya jembatan yang dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah, remen, remen banget. Matur suwun sanget Pak Presiden Prabowo (Alhamdulillah, senang, senang sekali. Terima kasih banyak Pak Presiden Prabowo),” ucah Mbah Warni haru.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan bahwa kebahagiaan yang dirasakan warga Desa Purworejo juga terlihat di berbagai daerah lain yang menjadi lokasi pembangunan Jembatan Garuda.

“Euforia masyarakat terhadap program Jembatan Garuda ini sangat luar biasa. Mereka antusias, bergotong royong, dan bahkan berlomba-lomba memberikan dukungan agar pembangunan dapat berjalan optimal,” terangnya.

Menurut dia, tingginya antusias masyarakat tidak lepas dari kesulitan yang harus mereka hadapi sebelum dibangunnya Jembatan Garuda.

“Di berbagai daerah, banyak kita jumpai masyarakat itu dulunya harus memutar jauh hingga ada yang hampir sepuluh kilometer untuk beraktivias sehari-hari. Bahkan ada pula masyarakat yang harus menyeberangi sungai karena ketiadaan jembatan,” jelasnya.

Kini, jembatan yang dahulu menjadi titik kekhawatiran telah berubah menjadi jalur harapan. Sebuah infrastruktur sederhana yang tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga menghubungkan kembali aktivitas, ekonomi, serta masa depan warga Desa Purworejo dan sekitarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA