Bangunan rehabilitasi SMPN 2 mojoanyar layak mendapat acungan jempol

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Agu 2026 08:35 0 7 Mei Swandini

Indobangkit.com 16 Agustus 2026 . Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto resmi memulai pekerjaan rehabilitasi ruang kelas di SMP Negeri 2 Mojoanyar untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan sarana pendidikan yang layak dan aman bagi siswa.

Berdasarkan surat nomor 027/3401/416-101.PRASSAR/VI/2026 tertanggal 10 Juni 2026, nilai kontrak pekerjaan jasa konstruksi rehabilitasi ini mencapai Rp221.588.000,- (dua ratus dua puluh satu juta lima ratus delapan puluh delapan ribu rupiah). Pelaksanaan fisik dipercayakan kepada kontraktor CV. Alvi Jaya dengan target penyelesaian dalam waktu 90 hari kalender.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto menyatakan bahwa rehabilitasi ruang kelas ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. “Kenyamanan siswa di kelas berdampak langsung pada konsentrasi dan prestasi akademik. Kami memastikan renovasi ini dilakukan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan, sehingga siswa dapat belajar dengan optimal,” ujarnya saat meninjau lokasi proyek.

Proyek rehabilitasi ini mencakup perbaikan struktur bangunan, pengecatan ulang, penggantian fasilitas rusak, serta peningkatan ventilasi dan pencahayaan alami di ruang kelas. Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan kondisi kelas menjadi lebih bersih, terang, dan nyaman bagi seluruh civitas akademika SMPN 2 Mojoanyar.

Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan dimulai segera setelah penandatanganan kontrak dan harus rampung sepenuhnya dalam 90 hari. Dinas Pendidikan menghimbau kepada pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk bersabar selama masa konstruksi berlangsung, serta turut mengawasi pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lancar dan sesuai spesifikasi teknis.

Rehabilitasi ruang kelas SMPN 2 Mojoanyar juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memprioritaskan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai, diharapkan generasi muda Mojokerto dapat tumbuh dan berkembang secara optimal untuk menghadapi tantangan masa depan.

Pewarta ( imam kuceh )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA