
Indobangkit.com Sidoarjo – Sebuah bangunan mungkin hanya terlihat sebagai susunan dinding, atap, dan ruang-ruang yang sedang disiapkan. Namun bagi masyarakat desa, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menyimpan harapan yang jauh lebih besar: hadirnya ruang untuk tumbuh, berusaha, dan memperkuat perekonomian keluarga.
Harapan itulah yang menjadi perhatian Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir saat turun langsung meninjau pembangunan KDKMP di wilayah Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (26/8/2026). Didampingi Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., serta Danramil Porong, Danrem mengecek tiga titik pembangunan di Desa Pamotan, Desa Wunut dan Desa Kedungsolo.
Dari satu lokasi ke lokasi lainnya, Brigjen TNI Kohir mencermati kondisi fisik bangunan sekaligus melihat kesesuaiannya dengan rencana dan kebutuhan masyarakat. Peninjauan dilakukan bukan sekadar memastikan bangunan berdiri, tetapi agar setiap ruang yang dibangun nantinya benar-benar memiliki fungsi dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
“Kita ingin memastikan pembangunan ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga tepat fungsi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jangan sampai bangunannya bagus, tetapi manfaatnya belum dirasakan warga,” ujar Brigjen TNI Kohir.
Menurutnya, KDKMP memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Karena itu, kualitas pembangunan, ketepatan peruntukan, hingga kesiapan pemanfaatannya perlu menjadi perhatian sejak awal.
Danrem berharap setelah pembangunan selesai, KDKMP tidak menjadi bangunan yang sekadar berdiri dan sepi aktivitas. Sebaliknya, koperasi tersebut harus mampu menjadi ruang yang hidup, tempat masyarakat mengembangkan usaha, mengelola potensi desa, memperkuat produk lokal, serta membuka peluang ekonomi baru.
“Kita berharap KDKMP ini benar-benar hidup. Masyarakat bukan hanya menjadi pengguna, tetapi menjadi bagian utama yang ikut menghidupkan dan mengembangkan koperasi ini. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh warga,” tegasnya.
Peninjauan di tiga desa tersebut sekaligus menunjukkan perhatian Korem 084/Bhaskara Jaya terhadap keberlanjutan program pembangunan di wilayah. Dari Pamotan, Wunut hingga Kedungsolo, pesan yang dibawa tetap sama: pembangunan bukan semata tentang mendirikan bangunan, tetapi tentang menghadirkan manfaat dan membuka jalan bagi masyarakat untuk menjadi lebih mandiri.
Dengan semangat tersebut, KDKMP di Porong diharapkan kelak bukan hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi tumbuh sebagai bagian dari denyut ekonomi desa—tempat harapan warga bertemu dengan peluang, dan pembangunan hari ini menjadi pijakan bagi kesejahteraan masyarakat di masa depan.
(Penrem 084)
Tidak ada komentar