HUT Ke-81, TNI Teguhkan Semangat Bersama Rakyat

waktu baca 4 menit
Senin, 5 Okt 2026 09:20 0 11 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi S.H., M.H. memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Senin (5/10/2026).

Upacara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang diperingati setiap 5 Oktober. Kegiatan berlangsung khidmat, namun tetap diwarnai suasana hangat dan penuh kebersamaan karena melibatkan masyarakat secara langsung.

Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai acara hiburan dan kebudayaan. Salah satu atraksi yang menarik perhatian warga adalah aksi menaiki kepala Reog khas Ponorogo. Pertunjukan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkaya nuansa perayaan melalui pelestarian seni tradisional di tengah masyarakat.

Kehadiran kesenian daerah dalam peringatan HUT TNI menjadi simbol kedekatan antara prajurit dan rakyat. Lapangan Desa Kwangsan pun dipenuhi warga yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan sekaligus merasakan kemeriahan peringatan hari jadi TNI.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi mengatakan, peringatan HUT ke-81 TNI dirancang tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi, solidaritas, dan hubungan emosional antara TNI dengan masyarakat. “Peringatan HUT TNI ke-81 ini kami isi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Kami ingin menghadirkan suasana perayaan yang tidak berjarak, sehingga masyarakat dapat ikut merasakan kebahagiaan sekaligus memahami bahwa TNI senantiasa hadir bersama rakyat,” ujar Letkol Inf Abraham Prihadi.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus dijaga. Kebersamaan itu, kata dia, merupakan kekuatan penting dalam mendukung ketahanan wilayah serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. “Bagi kami, rakyat bukan sekadar bagian dari kegiatan, melainkan mitra utama dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional. Karena itu, setiap momentum peringatan HUT TNI harus mampu mempererat hubungan, membangun kepercayaan, dan menumbuhkan semangat gotong royong,” katanya.

Selain pertunjukan Reog, panitia juga menggelar lomba memasak Mie Burung Dara, pertunjukan musik atau orkes, pagelaran seni, serta sejumlah kegiatan hiburan lainnya. Beragam acara tersebut disusun untuk memberikan ruang interaksi yang lebih luas antara prajurit, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Letkol Inf Abraham Prihadi menjelaskan, kegiatan yang bersifat rekreatif dan edukatif memiliki nilai strategis karena dapat menjadi sarana membangun komunikasi sosial secara lebih cair. Melalui suasana yang akrab, berbagai unsur masyarakat dapat saling mengenal dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Lomba, pertunjukan musik, dan pagelaran seni bukan hanya hiburan. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kreativitas, sportivitas, serta semangat untuk saling mendukung. Hal-hal seperti ini penting untuk terus dirawat karena menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat yang rukun,” tuturnya.

Ia menambahkan, seni tradisional seperti Reog juga memiliki peran penting dalam memperkenalkan dan mempertahankan kekayaan budaya Indonesia. Menurutnya, pelibatan kesenian daerah dalam kegiatan kemasyarakatan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya sekaligus mempererat hubungan antargenerasi. “Budaya merupakan bagian dari jati diri bangsa. Ketika kesenian tradisional ditampilkan dalam kegiatan bersama, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga diajak untuk menghargai warisan leluhur dan meneruskannya kepada generasi berikutnya,” ujar Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Abraham Prihadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan peringatan HUT ke-81 TNI di Desa Kwangsan. Ia menilai keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama antara jajaran TNI, pemerintah desa, aparat kewilayahan, pelaku seni, panitia, dan masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, para pelaku seni, serta masyarakat menjadi energi penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT TNI sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun hanya oleh aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. “Keamanan, ketertiban, dan persatuan merupakan tanggung jawab bersama. TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan sesuai tugas dan kewenangan. Namun, dukungan masyarakat tetap menjadi faktor utama,” ucapnya.

Peringatan HUT ke-81 TNI di Sedati berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan meriah. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kodim 0816/Sidoarjo untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan berorientasi pada kepentingan bersama. “Semoga peringatan HUT ke-81 TNI ini semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan kebersamaan, gotong royong, serta semangat menjaga persatuan, kita dapat membangun wilayah yang aman, harmonis, dan semakin maju,” pungkas Letkol Inf Abraham Prihadi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA