Danrem Bhaskara Jaya Ikuti Sosialisasi Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara, Perkuat Kesiapan Hadapi Ancaman Masa Depan

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Nov 2026 13:50 0 3 Mei Swandini

Indobangkit.com Surabaya – Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir mengikuti kegiatan Sosialisasi Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara yang digelar di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Jalan Hayam Wuruk Nomor 1, Surabaya. Kamis ( 5 /11/2026)

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman seluruh jajaran TNI mengenai arah kebijakan dan konsep dasar pertahanan negara, sekaligus memperkuat kesiapan prajurit dalam menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks dan multidimensional.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ari Maulana, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara nantinya menjadi pedoman bagi seluruh prajurit TNI dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Materi sosialisasi selanjutnya disampaikan oleh Kapoksahli Tingkat III Komsos Mabes TNI Mayjen TNI Putranto Sri Handoyo, S.Sos., M.M. Ia menjelaskan bahwa penyusunan doktrin tersebut merujuk pada sejarah panjang perjuangan TNI dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut menjadi landasan dalam membangun konsep pertahanan yang adaptif terhadap berbagai bentuk ancaman masa kini dan masa depan.

Doktrin ini juga menjadi pedoman dalam pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI, dengan memperhatikan perkembangan ancaman di berbagai bidang, mulai dari ideologi, sosial politik, hingga ancaman siber dan multidimensional lainnya.

Salah satu konsep yang ditekankan adalah implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) melalui strategi defensif aktif. Dalam pelaksanaannya, diperlukan sinergi, koordinasi, dan kesamaan visi antarmatra TNI agar mampu menghadapi tantangan pertahanan secara terpadu.

Berbagai bentuk peperangan modern turut menjadi pembahasan, di antaranya perang bawah tanah, perang informasi, perang kognitif, perang elektromagnetik, geoengineering, serta ancaman nuklir, biologi, dan kimia (Nubika). Selain itu, dibahas pula operasi pertahanan udara, intelijen, teritorial, dan siber.

Doktrin tersebut juga menegaskan fungsi TNI sebagai penindak, penangkal, dan pemulih keamanan. Dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), TNI turut berperan mendukung pemerintah sesuai situasi dan kebutuhan, termasuk membantu penanganan bencana alam bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Keikutsertaan Danrem 084/Bhaskara Jaya dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Korem 084/Bhaskara Jaya untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan pertahanan dan meningkatkan kesiapan satuan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh prajurit semakin memahami arah dan pedoman pelaksanaan tugas, serta mampu membangun kerja sama lintas matra yang solid demi menjaga kedaulatan NKRI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam V/Brawijaya, Kasdam V/Brawijaya, Kasdivif 2 Kostrad, Irdam V/Brawijaya, para Danrem jajaran Kodam V/Brawijaya, Danrindam V/Brawijaya, para Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya dan Divif 2 Kostrad, serta jajaran TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan TNI Angkatan Darat.
(Penrem 084)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA