ANGGOTA KODIM 0816 / SIDOARJO BANTU EVAKUASI MUSIBAH ROBOHNYA PONDOK

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Okt 2025 04:01 0 46 Mei Swandini

Indobangkit.co. sidoarjo – Anggota Kodim 0816 Sidoarjo yang tergabung dalam Satgas evakuasi gabungan instansi bersama relawan , 24 jam bekerja non stop melawan waktu ,
evakuasi pencarian dan identifikasi jenazah korban ambruknya bangunan Musala Putra Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo dalam sehari berhasil mengevakuasi 9 jenazah, Jumat (03/10/2025).
Team satgas gabungan terus mengupayakan semaksimal mungkin prosesi evakuasi dengan dibantu menggunakan alat berat berupa Crane,becko , buldoser dan alat berat lain guna memper oleh hasil sembilan jenazah santri berhasil dievakuasi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB di hari kelima masa pencarian dan evakuasi para korban itu.

Meski di lapangan team evakuasi mengalami beberapa hambatan yang cukup berat. Akan tetapi tugas harus terus dikerjakan team evakuasi tanpa henti dan ada rasa lelah terus mengupayakan mendapat hasil yang maksimal.

Dandim 0816 Sidoarjo letkol Czi Shobirin Setio Utomo,S.H.,M.Han.”mengatakan proses evakuasi di lapangan berlangsung sangat sulit dan mengalami beberapa kendala. Salah satunya, tim harus lebih dulu menghancurkan beton bertulang dan menghancurkan balok beton yang menutup dan menjadi penghalang proses evakuasi insyaallah setelah balok gantung yang menutup dapat di angkat dan di hancur kan maka proses selanjutnya akan lebih cepat dan mudah-mudahan evakuasi korban akan cepat di temukan kami mohon doa dan support supaya proses evakuasi cepat selesai dan semua korban dapat di temukan ujar Dandim,

“Seluruh jenazah yang telah di temukan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi oleh tim DVI. Hingga hari ini, total korban mencapai 116 orang, terdiri dari 103 selamat dan 14 meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal, empat diantaranya sudah teridentifikasi.

Proses pembersihan puing – puing bangunan itu, kini difokuskan di sisi utara bangunan yang roboh karena dinilai lebih aman untuk diangkat menggunakan alat berat.

“Sedangkan untuk mendukung kelancaran evakuasi mobil ambulan juga terus disiagakan di lokasi jika ditemukan korban maka akan cepat untuk di bawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim guna identifikasi.

Sementara suasana haru masih menyelimuti di area sekitar proses evakuasi. Puluhan keluarga santri terus menunggu di sekitar reruntuhan bangunan sambil berdoa dan berzikir agar anak-anak mereka segera ditemukan. Selain itu, tangis dan kesedihan mendalam serta doa terus mengiringi setiap jenazah yang berhasil dievakuasi dan diangkat dari puing-puing reruntuhan bangunan mushala.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA