Bupati Tulungagung Hadiri Upacara Hari Santri Nasional ke-11 di Halaman Kantor Pemkab

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Okt 2025 04:22 0 49 Mei Swandini

Indobangkit.com TULUNGAGUNG — Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 tahun 2025 di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, Selasa (22/10/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Tulungagung. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh santri atas dedikasi serta perannya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Santri memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Dulu santri berjuang melawan penjajahan, kini santri harus ikut berperan aktif dalam pembangunan daerah dan kemajuan bangsa,” ujar Bupati Gatut di hadapan peserta upacara.

Beliau juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan terhadap kegiatan dan peran santri dalam berbagai bidang, baik pendidikan, sosial, maupun ekonomi. Menurutnya, santri masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan nasionalisme.

“Mari kita jadikan Hari Santri ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat. Santri harus menjadi pelopor pembangunan yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing,” tambahnya.

Upacara berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta yang terdiri dari santri, guru madrasah, organisasi keagamaan, serta aparatur pemerintah tampak kompak mengenakan seragam dan atribut khas pesantren.

Selain upacara, kegiatan Hari Santri di Tulungagung juga dirangkaikan dengan doa bersama, penampilan seni hadrah, serta pawai santri yang menampilkan keragaman budaya Islam di daerah tersebut.

Melalui peringatan ini, Bupati berharap nilai-nilai perjuangan dan keikhlasan santri terus hidup di tengah masyarakat. “Santri bukan hanya bagian dari sejarah, tapi juga bagian dari masa depan pembangunan Indonesia,” ujarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA