
Indobangkit.com SIDOARJO – Semangat generasi muda untuk mengabdi dan mengisi kemerdekaan terlihat dalam kegiatan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang dilaksanakan Anggota Koramil 0816/16 Waru bersama personel Polsek Waru di Lapangan Sepak Bola Pandan Sari, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut diikuti 40 siswa dan siswi perwakilan sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK/MA se-Kecamatan Waru. Pelatihan digelar sebagai bagian dari persiapan menyambut dan menyukseskan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 40 peserta terdiri dari 20 siswa dan siswi MA Darul Ulum Waru, 8 siswa dan siswi SMK Bhayangkari Waru, serta 12 siswa dan siswi SMU Bhayangkari Waru. Mereka mengikuti latihan dengan penuh semangat dan antusias, meskipun harus menjalani rangkaian latihan yang membutuhkan konsentrasi, ketahanan fisik dan kedisiplinan tinggi.
Pelatihan tersebut melibatkan personel Koramil 0816/16 Waru dan Polsek Waru. Bertindak sebagai pelatih yakni Pld Puji Suyanto, Srk Sholikin dan Srd Arif dari Koramil Waru, serta Aiptu Miadi dan Bripka Didik dari Polsek Waru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan para peserta di Lapangan Pandan Sari. Para siswa dan siswi dari masing-masing sekolah kemudian melakukan persiapan sebelum mengikuti kegiatan latihan.
Kegiatan dimulai dengan arahan dari Danramil 0816/16 Waru, Kapten Cba Syaifuddin. Dalam arahannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab.
Kapten Syaifuddin mengingatkan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih. Di balik tugas tersebut terdapat nilai kehormatan, kedisiplinan, kekompakan dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara. “Kalian yang terpilih menjadi Paskibraka merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama sekolah dan Kecamatan Waru. Karena itu, ikuti seluruh latihan dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, disiplin dan kekompakan. Jangan mudah menyerah ketika menghadapi latihan yang berat,” pesan Kapten Syaifuddin.
Ia juga mengajak para peserta untuk menjadikan proses latihan sebagai pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter. Menurutnya, kedisiplinan yang dibangun melalui latihan Paskibraka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat. “Latihan Paskibraka bukan hanya tentang gerakan baris-berbaris. Kalian belajar bagaimana menghargai waktu, mematuhi aturan, bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap tugas. Nilai-nilai tersebut akan sangat berguna untuk masa depan kalian,” tambahnya.
Setelah menerima arahan, kegiatan latihan mulai dipimpin oleh para pelatih Paskibraka. Para peserta diberikan materi dasar kedisiplinan dan peraturan baris-berbaris, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, langkah tegap hingga latihan kekompakan kelompok.
Para pelatih juga memberikan koreksi terhadap setiap gerakan peserta. Hal tersebut dilakukan untuk membentuk keseragaman gerak, ketepatan waktu serta kekompakan dalam setiap rangkaian formasi.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Meski harus mengulang gerakan beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang sempurna, para siswa tetap menunjukkan antusiasme dan kemauan belajar.
Kehadiran personel TNI dan Polri sebagai pelatih juga menjadi bentuk sinergitas dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya dipersiapkan secara teknis untuk pelaksanaan upacara, tetapi juga diarahkan agar memiliki karakter disiplin, tangguh dan bertanggung jawab.
Danramil Waru Kapten Cba Syaifuddin mengatakan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kebangsaan. “Kami ingin anak-anak ini tidak hanya mampu melaksanakan tugas Paskibraka dengan baik, tetapi juga membawa nilai disiplin, kebersamaan dan nasionalisme dalam kehidupan mereka. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita bina bersama,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI tidak terlepas dari kesiapan para petugas. Oleh sebab itu, latihan harus dilakukan secara bertahap, konsisten dan penuh kesungguhan. “Jadikan latihan ini sebagai proses untuk membentuk mental dan karakter. Kekompakan tidak muncul dengan sendirinya, tetapi dibangun melalui latihan bersama, saling menghargai dan saling mendukung. Kalau semua memiliki semangat yang sama, saya yakin tugas ini dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
Kapten Syaifuddin juga berpesan kepada para siswa agar menjaga kondisi fisik selama masa latihan dengan memperhatikan istirahat, pola makan dan kesehatan. “Jangan hanya mengejar kemampuan baris-berbaris, tetapi kesehatan juga harus dijaga. Kalau tubuh sehat dan pikiran fokus, latihan akan lebih maksimal. Apabila ada keluhan kesehatan, segera sampaikan kepada pelatih maupun tim kesehatan,” tegasnya.
Sementara itu, dukungan Tim Dukes Puskesmas Tambak Rejo menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi kesehatan peserta selama kegiatan berlangsung. Kehadiran unsur kesehatan memberikan rasa aman sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi fisik para peserta latihan.
Kegiatan pelatihan Paskibraka berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Seluruh peserta mengikuti latihan dengan tertib dan penuh semangat.
Bagi para siswa, latihan tersebut bukan hanya persiapan menuju upacara kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengalaman yang akan membentuk rasa percaya diri, kedisiplinan, kekompakan dan kebanggaan sebagai generasi muda Indonesia.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, sekolah dan unsur kesehatan, diharapkan para calon Paskibraka Kecamatan Waru mampu menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan. “Kalian adalah generasi muda yang akan melanjutkan perjuangan bangsa. Tunjukkan bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik. Latihan dengan disiplin, jaga kekompakan dan laksanakan tugas dengan penuh rasa bangga. Merah Putih yang kalian kibarkan adalah simbol perjuangan dan persatuan bangsa,” pungkas Kapten Cba Syaifuddin.
Tidak ada komentar