Saat Seragam Berganti Pakaian Olahraga, Danrem Rawat Kebersamaan Keluarga Besar Korem 084/BJ.

waktu baca 3 menit
Kamis, 10 Sep 2026 01:07 0 4 Mei Swandini

Indobangkit.com Surabaya – Tidak semua kekuatan lahir dari kerasnya latihan. Sebagian justru tumbuh dari hal-hal sederhana: saling menyapa, tertawa bersama, bergerak dalam irama yang sama, dan menyadari bahwa setiap orang memiliki peran dalam sebuah perjalanan panjang bernama pengabdian.

Suasana itulah yang terasa di Lapangan Makorem 084/Bhaskara Jaya, Rabu (9/9/2026) pagi. Prajurit TNI, ASN, para pejabat utama Korem, para Dandim, Kabalak, serta keluarga besar Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya berkumpul dalam olahraga bersama yang dipimpin langsung Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir.

Hadir pula Ketua Persit KCK Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya Ny. Nilam Kohir bersama jajaran Persit. Pagi itu, suasana lapangan seolah menjadi ruang yang mempertemukan banyak kesibukan dalam satu kebersamaan. Seragam kedinasan berganti pakaian olahraga, sementara sekat jabatan melebur dalam gerak dan semangat yang sama.

Di antara langkah dan gerakan olahraga, muncul canda dan tawa. Wajah-wajah yang biasanya serius menjalankan tugas terlihat lebih lepas. Bukan karena tugas menjadi lebih ringan, melainkan karena ada kesempatan untuk berhenti sejenak, menarik napas lebih panjang, dan menikmati kebersamaan bersama keluarga besar satuan.

Bagi Brigjen TNI Kohir, olahraga memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menjaga kebugaran. Prajurit membutuhkan tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat untuk menghadapi tuntutan tugas. Karena itu, menjaga kesehatan harus menjadi bagian dari kesadaran pribadi, bukan hanya kewajiban ketika kegiatan olahraga bersama dilaksanakan.

“Olahraga jangan hanya dipandang sebagai kegiatan rutin. Jadikan olahraga sebagai kebutuhan dan bagian dari kehidupan sehari-hari. Tubuh yang sehat akan membuat kita lebih siap melaksanakan tugas dan memberikan pengabdian terbaik,” tegas Danrem.

Namun, di balik pesan tentang kesehatan, ada pesan lain yang tidak kalah penting: kebersamaan. Danrem berharap ruang-ruang sederhana seperti olahraga bersama dapat terus menjadi jembatan untuk mempererat komunikasi, membangun kekompakan dan menumbuhkan kepedulian di antara prajurit, ASN, Persit dan seluruh keluarga besar Korem 084/BJ.

“Harapan Danrem, kebersamaan ini terus kita rawat. Jangan hanya bertemu ketika melaksanakan tugas, tetapi hadir juga dalam kegiatan yang membuat kita semakin dekat, saling menguatkan dan menjaga kekeluargaan. Satuan yang kuat lahir dari personel yang sehat, kompak dan saling mendukung,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Ketika kegiatan berakhir, yang tersisa bukan hanya peluh setelah berolahraga. Ada energi baru, keakraban yang semakin erat dan semangat untuk kembali menjalankan tugas masing-masing. Sebab, bagi keluarga besar Korem 084/BJ, pengabdian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, ia tumbuh dari kebiasaan sederhana untuk menjaga tubuh, menjaga hati dan menjaga satu sama lain.

Pagi itu mengajarkan satu hal: kekuatan sebuah satuan bukan hanya tentang seberapa siap prajurit menghadapi tugas, tetapi juga tentang seberapa kuat mereka berdiri sebagai sebuah keluarga. Dari tubuh yang sehat, kebersamaan yang terjaga dan hati yang saling menguatkan, pengabdian akan menemukan tenaga untuk terus menyala.

(Penrem084)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA